Suara.com - Akun Kaskus @/fufufafa tak henti menjadi perbincangan, bahkan di kalangan profesional. Salah satunya Ahli Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel yang turut menganalisis akun kontroversial tersebut.
Salah satu yang digarisbawahi oleh sang psikolog adalah keterkaitan akun @/fufufafa dengan konten-konten pornografi. Tanpa menelaah lebih dalam siapa pemilik sebenarnya, Reza menduga pemilik akun @/fufufafa adalah sosok yang problematik.
"Ini baru sebatas pornografi sebagai alat rekreasional kah, atau memang itu pekerjaan dia? Jadi profesional, (misalnya) dia sebagai fotografer. Atau yang ketiga, yaitu problematik, sudah mencapai pada level problematis," ujar Reza, dikutip dari Kanal YouTube Diskursus Net, Jumat (20/9/2024).
Reza mendasarkan analisisnya pada bukti-bukti yang diumbar Roy Suryo di forum diskusi tersebut. Menurutnya dengan semua jejak digital akun @/fufufafa, besar kemungkinan pemiliknya telah sampai di fase problematik atau kecanduan terhadap konten-konten pornografi.
"Dia menggunakan kata-kata tidak senonoh di ruang publik, di online segala macam. Kemudian dia mengunjungi situs-situs yang begitu, banyak orang yang kemudian diembel-embeli kata-kata porno itu, saya khawatir, ini makhluk sudah masuk level problematik," tutur Reza.
"Problematik untuk menggantikan kata adiksi atau sakit?" tanya Jurnalis Senior Kabul Indrawan.
"Iya. Kalau problematik, sudah, kita tidak bisa menganggap ini sebagai hal yang biasa saja. Bahkan tidak menutup kemungkinan, dia tidak bisa membantu diri dia sendiri untuk keluar dari kondisi problematik itu. Dia harus butuh bantuan orang," jelas Reza.
Berani terang-terangan menyebut pemilik akun @/fufufafa sebagai sosok problematik, seperti apa riwayat pendidikan Reza Indragiri sebenarnya?
Reza Indragiri Amriel dikenal luas karena keterlibatannya sebagai psikolog forensik dalam beberapa kasus besar, misalnya pembunuhan Vina Cirebon sampai pembunuhan berencana Brigadir J yang melibatkan Ferdy Sambo.
Baca Juga: Warganet Terus Kumpul Bukti Pemilik Akun Fufufafa, MAFINDO: Verifikasi Fakta Penting
Reza Indragiri dilahirkan pada 19 Desember 1974 dan berprofesi sebagai ahli psikologi forensik, konsultan sumber daya manusia, serta dosen.
Sejumlah lembaga yang pernah diampunya adalah Universitas Islam Negeri Jakarta serta Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).
Pria 49 tahun ini diriwayatkan mengenyam pendidikan menengah di Pekanbaru, Riau, lalu melanjutkan studi ke Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan dinyatakan lulus pada tahun 1998.
Setelahnya Reza melanjutkan pendidikan ke Universitas Melbourne Australia dengan beasiswa. Reza Indragiri merupakan orang pertama asal Indonesia yang berhasil mendapatkan gelar Master Psikologi Forensik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
3 Cara Cari Promo Indomaret Terbaru agar Belanja Bulanan Makin Hemat
-
Kamar Kos Gerah? Ini 7 Rekomendasi AC Portable Hemat Listrik, Dinginnya Bikin Betah!
-
Daftar Harga Mesin Cuci 1 Tabung Samsung Bukaan Atas untuk Ibu Rumah Tangga Modern
-
5 Sepeda Lipat yang Kuat dan Aman untuk Orang Gemuk, Mampu Tahan Beban hingga 100 Kg
-
6 Sepeda Lipat Mirip Brompton: Jauh Lebih Murah, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
5 Pilihan Sepatu Louis Vuitton Original, Mewah Berkelas Mirip Sitaan Bupati Tulungagung
-
7 Rekomendasi Merk Mesin Cuci Langsung Kering, Tanpa Jemur dan Setrika
-
Tak Sekadar Bank Sampah, Ini Kisah Kertabumi Beri Nyawa Kedua pada Limbah
-
Awal 2026 yang Kelam, Ini Deretan Kepala Daerah dan Pejabat yang Terjaring OTT KPK
-
7 Sepeda Lipat Harga Rp500 Ribuan, Rangka Kokoh Kuat Angkat Beban Ratusan Kg