Suara.com - Kulit kepala gatal, kemerahan, dan bersisik bisa menjadi gejala dari beberapa kondisi, tetapi seringkali dianggap sebagai ketombe. Namun, bisa juga merupakan tanda psoriasis kulit kepala yang merupakan gangguan peradangan autoimun.
Dr. BL Jangid dari Klinik SkinQure di New Delhi menjelaskan bahwa psoriasis kulit kepala terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang sel-sel kulit sehat, menyebabkan pertumbuhan sel-sel kulit yang cepat dan berlebihan.
"Produksi sel-sel kulit yang berlebihan ini mengakibatkan bercak-bercak merah yang gatal yang ditutupi sisik berwarna putih keperakan. Di sisi lain, ketombe biasanya disebabkan oleh pertumbuhan jamur yang berlebihan atau reaksi terhadap produk perawatan rambut dan tidak disebabkan oleh masalah kekebalan tubuh," katanya melansir Antara, Senin (23/9/2024).
Menghilangkan psoriasis kulit kepala lebih rumit daripada menghilangkan ketombe biasa. Pasalnya, psoriasis kulit kepala juga memiliki komponen genetik yang kuat. Berkonsultasi dengan spesialis psoriasis kulit kepala dapat membantu menemukan pilihan pengobatan yang tepat.
Perbedaan utama antara psoriasis kulit kepala dan ketombe adalah:
Psoriasis Kulit Kepala: Ditandai dengan bercak merah dan meradang yang ditutupi oleh sisik tebal berwarna putih keperakan. Kulit kepala mungkin terlihat lebih tebal dengan kilau putih atau perak.
Ketombe: Umumnya berupa serpihan kecil berwarna putih atau kekuningan yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur berlebihan atau reaksi terhadap produk perawatan rambut. Serpihan ketombe biasanya lebih halus dan tidak menyebabkan peradangan yang serius.
Dr Shivani Yadav (MBBS, MD DVL), Dokter Kulit dan Pendiri Klinik Dermatologi Skin Avenue di Gurugram menjelaskan penyebab psoriasis kulit kepala adalah kondisi autoimun di mana sistem kekebalan tubuh secara keliru menargetkan sel-sel kulit yang sehat, sehingga mempercepat siklus pertumbuhannya.
Bercak-bercak merah tebal pada kulit yang ditutupi sisik berwarna putih keperakan. Bercak-bercak ini jelas terlihat dan dapat meluas ke luar kulit kepala hingga ke area seperti dahi, leher, atau belakang telinga.
Psoriasis kulit kepala juga dapat menutupi seluruh kulit kepala dan sering meluas ke bagian tubuh lain, seperti siku, lutut, atau punggung.
Pemicu umum meliputi stres, infeksi, obat-obatan, trauma kulit, cuaca dingin, dan alkohol.
Penting untuk menemui dokter kulit besertifikat untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan pengobatan psoriasis kulit kepala. Beberapa pengobatan umum yang direkomendasikan adalah perawatan topikal, fototerapi, obat sistemik dan perubahan pola gaya hidup.
"Psoriasis kulit kepala biasanya memerlukan perawatan resep, termasuk kortikosteroid topikal, analog vitamin D, sampo tar batubara, biologis untuk kasus yang parah, dan fototerapi (terapi cahaya UV)," katanya.
Berita Terkait
-
Indonesia Butuh Industri Alat Kesehatan, Bukan Sekadar Pasar Impor
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Tanggal Kembar 8.8, Saatnya Lengkapi Kebutuhan Skincare hingga Vitamin dengan Lebih Hemat
-
Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja
-
Usai Manon, Sophia KATSEYE Umumkan Hiatus Grup Demi Kesehatan Mental
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Bangkit Berkat Huntara, Warga Agam Kini Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Lokal
-
SMP dan SMA Sekolah Tumbuh Gandeng Neon Bit Kembangkan Pembelajaran Coding dan Robotik
-
4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
-
Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel
-
BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun