Suara.com - Di tengah hutan beton yang mengelilingi kota Jakarta, sekolah alam kian diminati oleh para orang tua. Seperti namanya, ini adalah jenis sekolah yang menekankan pembelajaran di luar kelas dan keterhubungan dengan alam. Model pendidikan ini menawarkan pendekatan yang berbeda dan menjanjikan sejumlah manfaat bagi perkembangan anak.
Sekolah alam merupakan lembaga pendidikan yang menggabungkan pembelajaran akademik dengan pengalaman langsung di alam. Kurikulumnya dirancang untuk mengembangkan kecerdasan intelektual, emosional, sosial, dan spiritual anak melalui interaksi langsung dengan alam. Berikut adalah beberapa manfaat bersekolah di sekolah alam bagi anak:
1. Koneksi yang Lebih Dalam dengan Alam
Beraktivitas dekat dengan alam membuat anak belajar menghargai keanekaragaman hayati dan siklus alam. Dari sini, diharapkan akan tumbuh rasa tanggung jawab untuk menjaga lingkungan. Lebih dari itu, bermain di alam juga terbukti sangat baik untuk kesehatan mental anak karena dapat dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati.
2. Perkembangan Kognitif yang Holistik
Sekolah alam menawarkan pembelajaran aktif, di mana anak-anak belajar melalui pengalaman langsung, bukan hanya dari buku. Dari cara belajar aktif ini, anak akan memiliki keterampilan berpikir kritis, karena mereka diajak untuk mengamati, menganalisis, dan memecahkan masalah. Kreativitas mereka juga diasah, karena alam menyediakan ruang yang luas bagi anak-anak untuk bereksplorasi dan mengembangkan imajinasi.
3. Penguasaan Keterampilan Sosial dan Emosional
Anak-anak akan belajar bekerja sama dalam kelompok saat melakukan aktivitas di alam. Dari kegiatan ini, mereka akan belajar berempati dan memahami pentingnya saling menghormati antara manusia dan alam.
4. Kesehatan Fisik yang Optimal
Baca Juga: Fakta SMA Presiden 2 Tanjung Lesung, Sekolah Putra Denny Cagur yang Semi Militer
Seperti yang kita tahu, bermain di luar ruangan meningkatkan kebugaran fisik. Tak hanya itu, kontak dengan alam dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Sekolah Alam Atelier hadir di tengah kota Jakarta dan menawarkan konsep pembelajaran berbasis alam yang memungkinkan anak-anak untuk belajar tidak terbatas pada ruang kelas, tetapi bisa belajar di alam dan ruangan terbuka. Berlokasi di Jakarta Selatan, sekolah yang ditujukan untuk pendidikan anak-anak usia dini (PAUD) mulai dari umur 6 bulan sampai 6 tahun ini menerapkan kurikulum Reggio Emilia.
Menurut Supiani Winata, Pendiri dan Direktur dari Alam Atelier, pendekatan Reggio Emilia, yang berasal dari kota Reggio Emilia di Italia, merupakan pendekatan pembelajaran ini berpusat pada anak dan menghargai anak sebagai peserta aktif dalam perjalanan belajar mereka. Pendekatan ini menekankan pengalaman langsung, kolaborasi, dan eksplorasi, yang memungkinkan anak-anak untuk mengekspresikan diri dalam “seratus bahasa” melalui berbagai bentuk seni dan komunikasi.
Sementara itu, pendidik atau guru-guru berperan sebagai fasilitator, mengamati dan merespon minat anak-anak, menumbuhkan kecintaan terhadap pembelajaran dan rasa kebersamaan yang kuat. Selain itu, lingkungan dianggap sebagai guru ketiga bagi anak.
Lebih lanjut, Maryati Lauw, Direktur Operasional Alam Atelier menambahkan bahwa karena program belajarnya bertujuan untuk membangun anak secara holistik, maka semua program yang dirancang diharapkan dapat melahirkan anak-anak yang bukan hanya cerdas, mencintai alam, tetapi juga mereka akan menjadi anak-anak yang mandiri,kreatif, dan percaya diri.
Salah satu hal yang tidak kalah menarik dari sekolah Alam Atelier adalah adanya kegiatan gymnastics yang disisipkan ke dalam program sehari-hari anak-anak. Alam Atelier bekerjasama dengan sekolah gymnastics nomor satudi Singapura yaitu, Bazgym Gymnastics School.
Menawarkan pendekatan pendidikan yang unik dan komprehensif, sekolah alam memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk terhubung dengan alam. Manfaatnya, tidak hanya mengembangkan aspek kognitif, tetapi juga sosial, emosional, dan fisik anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
7 Parfum Aroma Powdery yang Lembut Kayak Wangi Bayi, Mulai Rp30 Ribuan
-
Sekolah Baru 3 Tahun Bikin Kejutan, 5 Siswanya Raih Beasiswa Paling Bergengsi di RI
-
Siap-siap Transisi LPG ke CNG! Ini 4 Pilihan Kompor 2 Tungku yang Awet dan Aman
-
Makan Enak Tak Harus Mahal, Kini Menu Favorit McDonald's Hadir Mulai Rp 20 Ribuan
-
Berapa Lama Daging Kurban Tahan di Kulkas? Jangan Asal Simpan agar Tidak Cepat Busuk!
-
Pakai Scrub Berapa Kali Seminggu? Ini 5 Rekomendasi Produk di Indomaret untuk Kulit Halus dan Cerah
-
Apakah Ada Body Lotion G2G? Ini 5 Body Serum yang Bisa Jadi Alternatif
-
Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Tidak Cepat Busuk dan Bebas Bau Tak Sedap
-
5 Sepatu Puma Lifestyle Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Idul Adha Ada Cuti Bersama atau Tidak? Ini Daftar Hari Libur Mei 2026