Suara.com - Sosok Juliana Fernandes atau dikenal dengan nama Mami Eda terseret kisruh Nikita Mirzani dengan anak sulungnya, Laura Meizani alias Lolly. Mami Eda yang pernah mengasuh Lolly selama berada di Inggris dianggap punya andil dalam keributan Nikita Mirzani dengan sang anak.
Ketika itu Mami Eda sempat saling berbalas komentar pedas dengan Nikita Mirzani karena masalah Lolly. Namun sekarang Mami Eda cenderung banyak diam, apalagi setelah Lolly kembali ke Indonesia. Lantas bagaimana kabar Mami Eda? Simak penjelasan berikut ini.
Kabar Mami Eda
Dilihat di akun Instagram-nya, @/ju1ianaf3r_, terpantau tidak ada aktivitas baru yang dipamerkan oleh Mami Eda. Unggahan terakhir Mami Eda adalah pada 20 Agustus 2024 alias sebulan sebelum Nikita menjemput paksa Lolly di apartemen.
Meski begitu, Mami Eda dalam sebuah sesi live di media sosial pernah menegaskan bahwa kabar Lolly hamil di luar nikah adalah keliru.
"Fake, fake news. Jangan dengar," kata Mami Eda dikutip dari akun @rumpii_asiik.
Dalam kesempatan itu, Mami Eda juga mengkritik Nikita Mirzani karena dianggap memutarbalikan fakta soal Lolly.
"Dia putar balik, Lolly ada SMS dengan Eda setiap saat di Instagram," sambung Mami Eda.
Oleh karenanya, Mami Eda berharap publik tidak mengambil pusing tudingan Nikita Mirzani terkait kabar negatif Lolly. "Jangan percaya," tuturnya.
Nikita Mirzani Benarkan Lolly Hamil hingga Polisikan Vadel Badjideh
Nikita Mirzani sendiri sempat membenarkan Lolly terpapar pergaulan bebas hingga hamil di luar nikah.
Baca Juga: The Real Orang Berada, Kakek Lolly Ternyata Bukan Sosok Sembarangan: Keluarganya Gak Pernah Miskin
"Berita itu, anak itu hamil di luar nikah, saya sudah tutup-tutupin dari 2 bulan lalu, saya sudah tahu," ucap seleb 38 tahun itu.
Nikita juga mencurigai jika Lolly telah melakukan aborsi.
"Anak itu tiba-tiba berhijab karena menutupi kehamilannya. Mungkin sekarang sudah diaborsi," sambungnya.
Nikita Mirzani mempolisikan kekasih Lolly yakni Vadel Badjideh terkait tudingan persetubuhan anak dan pemaksaan aborsi. Bahkan dalam laporan Nikita disebutkan Vadel menyuruh Lolly aborsi sampai 2 kali.
Gara-gara itu, Lolly ngamuk-ngamuk pada Nikita Mirzani lewat media sosial. Puncaknya, Lolly dijemput paksa oleh Nikita Mirzani di apartemennya.
Di sisi lain dalam konferensi pers, Vadel Badjideh membantah melakukan hubungan seksual dengan Lolly. Kabar terbaru, Vadel memutuskan untuk tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Polres Metro Jakarta Selatan terkait laporan Nikita Mirzani pada hari ini, Jumat (27/9/2024) dengan alasan tidak enak badan.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri
-
Wajah Berubah Jadi Kusam? Ini 6 Cara Memilih Shade Skin Tint yang Tidak Gampang Oksidasi
-
Pertanian RI Paling Produktif, Nomor Dua di Dunia
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Senin 17 Agustus, Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah 68 Orang, 213 Terluka
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
SBY Minta Maaf Absen Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ungkap Alasan Jalani Check-Up di Mayo Clinic AS
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat 8 Kontribusi Utama
-
Rupiah Lagi Berotot di HUT RI, Bergerak di Level Rp17.798
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia