Suara.com - Heni Sagara tengah ramai dibahas setelah namanya disebut Nikita Mirzani ketika pasang badan untuk dokter Oky Pratama yang menangis karena kelakuan Heni Sagara.
"Bu Heni awas ya macem-macem sama dia, kau berurusan sama aku," kata Nikita Mirzani, seperti dilansir dari Instagram Story pribadinya pada Jumat (27/9/2024).
Heni diduga menawarkan skincare yang mengandung etiket biru saat Nikita Mirzani mencari pabrik untuk skincare pribadinya.
"Emang dia waktu itu juga nawarin ke gue pas gue dateng ke pabriknya, 'Kamu jualan etiket biru aja', heh Bu Heni gue bukan dokter ya semua orang lu tawari etiket biru ya emang keterlaluan lu, ya," imbuh Nikita Mirzani.
Permasalahan mafia skincare etiket biru tersebut juga sempat dibahas oleh dokter Oky Pratama melalui kanal YouTube dokter Richard Lee. Namun, tidak diketahui siapa yang dimaksud dalam tayangan tersebut.
Lantas, seperti apa riwayat pendidikan Heni Sagara yang disebut telah menawarkan etiket biru ke Nikita Mirzani?
Heni Sagara dikenal sebagai apoteker, pengusaha kosmetik dan perawatan kulit. Wanita kelahiran 18 November 1987 ini juga dikenal sebagai seorang influencer.
Heni menamatkan pendidikan profesi Apoteker di Sekolah Tinggi Farmasi Bandung pada tahun 2012. Sebelumnya, Heni Sagara telah berhasil menyelesaikan pendidikan S1 Farmasi di kampus yang sama pada 2010.
Baca Juga: Etiket Biru Itu Apa? Istilah yang Disebut-sebut oleh Nikita Mirzani saat Sindir Heni Sagara
Ia kemudian mulai membangun bisnis skincare miliknya sendiri dan mendirikan pabrik untuk memproduksi produk skincare dan makeup.
Diketahui, Heni juga membangun bisnis maklon skincare dan kosmetik untuk membantu para klien memiliki brand mereka sendiri.
Pada 2023 lalu, Heni Sagara mencetak rekor MURI sebagai apoteker dengan penciptaan formulasi terbanyak. Ia tercatat telah mengembangkan 4.614 formula produk yang terdaftar di BPOM.
Berita Terkait
-
Etiket Biru Itu Apa? Istilah yang Disebut-sebut oleh Nikita Mirzani saat Sindir Heni Sagara
-
Profil Heni Sagara: Sosok Kontroversial di Dunia Skincare yang Dikuliti Nikita Mirzani
-
Circle Kuat Heni Sagara Si Pemilik Pabrik Skincare: dari Nagita Slavina hingga Aurel Hermansyah
-
Karier Mentereng dr Oky Pratama, Disorot Usai Terlibat Perseteruan Nikita Mirzani dan Lolly
-
Mau Fokus ke Vadel Badjideh, Razman Arif Nasution Ogah Bahas Transferan Uang Miliaran Rupiah dari Dokter Oky Pratama
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut