Suara.com - Kehebohan soal pemilik akun Fufufafa hingga kini masih ramai diperbincangkan di media sosial. Bukan hanya soal isi berbagai cuitan Fufufafa yang diduga kerap menyindir Prabowo dan dipublikasikan beberapa tahun lalu, kalimat yang digunakan dalam akun tersebut dianggap kurang pantas.
Pengamat politik sekaligus dokter ahli nutrisi, Dokter Tifa, pun ikut merespons soal akun Fufufafa ini. Dokter yang kerap menuai kontroversi ini menjelaskan dugaannya lewat cuitannya di X.
"Mari kita telaah tanda dan gejala Skizofrenia pada tulisan fufufafa yang dia tujukan kepada Pak @prabowo, tanggal 21 Juli 2014 jam 23:51, tengah malam," tulis Dokter Tifa mengawali penjelasannya.
Ia juga kembali menjelaskan soal penyakit yang sempat ia singgung saat hadir di podcast bersama Abraham Samad. "Tengah malam dia masih memikirkan Pak Prabowo dengan penuh obsesif, ini tanda Obsessive Compulsive Disorder, seperti yang saya sampaikan di Chanel Abraham Samad Speak Up.," lanjut Dokter Tifa.
Dokter Tifa pun menjelaskan panjang lebar soal gejala penyakit Psikopat Skizofernik yang diduga diidap oleh pemiik akun Fufufafa.
"Orang mikirin orang lain tengah malam, kalo ngga dia cinta banget ya benci banget pastinya ya, sampai jadi Obsessive," lanjut Dokter Tifa.
Ia juga menjelaskan soal rentetan cara untuk menganalisis penyakit Psikopat yang berkaitan dengan cuitan Fufufafa. Di akhir penjelasannya, Dokter Tifa pun menggarisbawahi pengamatannya menggunakan metode sains yang valid.
Ia juga menyebut pemilik akun Fufufafa sebagai sosok yang keji dan bengis.
"Kurang lebih seperti ini cara melakukan analisis dan sintesis dengan ilmu Behavioral Neuroscience, atas tulisan fufufafa kepada Pak @prabowo. Ketika anda jadi tahu bagaimana rusaknya cara berpikir Psikopat Skizofrenik seperti otak fufufafa ini, maka sama sekali tidak ada kelucuan pada postingan ini. Sebab ini adalah tulisan jahat, keji, dan bengis dari seorang Psikopat Skizofrenik," tutup Dokter Tifa.
Baca Juga: Gelar Honoris Causa Raffi Ahmad Dipertanyakan, Sindiran Julid Fufufafa Diungkit Lagi: Artis Gak Mutu
Cuitan Dokter Tifa ini pun mendapat banyak respons dari warganet lain. Tak sedikit dari mereka yang ikut penasaran dengan sosok Fufufafa yang sebenarnya. Namun, ada beberapa ornag yang juga meragukan analisis Dokter Tifa dan mengaitkannya dengan kontroversi Dokter Tifa sebelumnya bahkan menyindir soal latar belakang pendidikan Dokter Tifa.
Lalu, seperti apa riwayat pendidikan Dokter Tifa? Simak inilah selengkapnya.
Riwayat Pendidikan Dokter Tifa
Dokter Tifauzia Tyassuma atau akrab disapa Dokter Tifa ini merupakan lulusan dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjahmada (UGM). Pasca menyandar gelar sarjana kedokteran dan gelar profesi dokter, Dokter Tifa pun melanjutkan pendidikan jenjang Magister di Universitas Gadjahmada jurusan Ilmu Kedokteran Klinis di tahun 2000 dan lulus di tahun 2009.
Seolah tak puas menyelesaikan pendidikan hingga Strata 2, Dokter Tifa kembali melanjutkan pendidikannya di program Doktor atau Ph.D Molecular Epidemiology dari Universitas Indonesia (UI).
Ia juga tengah menjalani program doktor keduanya di Universitas Padjajaran jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi