Suara.com - Berlari lebih lama memiliki banyak manfaat yang signifikan untuk kesehatan fisik dan mental. Berlari dapat membakar banyak kalori, yang dapat membantu menurunkan berat badan dan mencegah obesitas.
Berlari dapat mengurangi stres dan kecemasan dengan pelepasan hormon endorfin, yang berperan dalam melawan stres. Berlari lebih lama dan lebih efisien dapat dicapai dengan mengimplementasikan beberapa tips yang terstruktur dan Konsisten.
Berikut beberapa tips agar bisa berlari lebih lama:
1. Pemanasan dan Persiapan
- Lakukan Pemanasan: Sebelum memulai lari, pastikan Anda melakukan pemanasan yang adekuat untuk mempersiapkan otot dan sendi. Ini dapat berupa berjalan cepat, jogging ringan, atau peregangan ringan.
Teknik Lari
- Gunakan Telapak Kaki Bagian Depan: Mendarat dengan bagian depan telapak kaki dapat meningkatkan kecepatan dan efisiensi lari. Ini juga membantu pinggul dan panggul mendorong tubuh lebih efisien.
- Ayunkan Tangan Sekencang Mungkin: Ayunan tangan yang kuat dan terarah dapat membantu meningkatkan kecepatan lari. Pastikan ayunan tangan maju mundur dan tidak menyilang ke depan tubuh.
- Posisi Kaki seperti Pergerakan Jarum Jam: Gunakan analogi pergerakan jarum jam untuk posisi kaki, dengan lutut ditekuk dan tubuh condong ke depan. Ini membantu meningkatkan kecepatan dan efisiensi lari.
2. Pernapasan
- Atur Pernapasan: Gunakan pernapasan diafragma untuk memungkinkan lebih banyak oksigen masuk ke paru-paru. Teknik pernapasan 2-2, di mana Anda menarik napas selama 2 langkah kaki dan menghembuskan napas selama 2 langkah kaki, juga dapat membantu menjaga ritme pernapasan.
3. Latihan dan Kondisi Fisik
- Menambah Jarak Tempuh Secara Bertahap: Tingkatkan jarak tempuh lari secara perlahan setiap minggu untuk membantu tubuh beradaptasi dengan peningkatan intensitas latihan.
- Latihan Kekuatan: Lakukan latihan kekuatan 2-3 kali seminggu untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot. Latihan ini dapat meliputi push up, back up, dan lain-lain.
- Core Exercise: Melatih inti tubuh (core) dengan gerakan seperti plank dan bridge march dapat membantu menopang badan saat berlari dan mengurangi kelelahan.
4. Hidrasi dan Nutrisi
- Perhatikan Asupan Cairan: Pastikan Anda minum air yang cukup sebelum, selama, dan setelah berlari. Minum air putih sebanyak 2-4 gelas beberapa waktu sebelum berlari dan satu gelas tepat sebelum memulai.
5. Konsistensi dan Rencana Latihan
- Buat Rencana Latihan: Buat rencana latihan yang terperinci, termasuk jarak tempuh, durasi, ritme, dan frekuensi. Mulai dengan lari ringan dan tingkatkan durasi latihan secara bertahap.
- Interval Training: Lakukan interval training dengan berganti kecepatan lari untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan. Contohnya, lari dengan kecepatan maksimal selama 30 detik hingga 1 menit, diikuti dengan lari lambat atau berjalan untuk pemulihan.
6. Pendinginan dan Peregangan
- Lakukan Pendinginan dan Peregangan: Setelah berlari, lakukan pendinginan dengan 3-5 menit jogging, diikuti dengan peregangan menyeluruh untuk membantu pelepasan asam laktat dan mencegah cedera.
Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat meningkatkan daya tahan dan performa lari, serta mengurangi kelelahan.
Berita Terkait
-
7 Sepatu Lari dengan Cushion Terbaik, Kaki Nyaman Tanpa Takut Cedera
-
5 Rekomendasi Sepatu Ardiles Senyaman Asics untuk Lari Jarak Jauh
-
Kemala Run 2026: Ajang Lari Bertajuk Charity for Indonesia, Solidaritas dan Kepemimpinan Perempuan
-
Energi Go Wild di Planet Sports Run 2026, Saat Atlet Didukung PUMA Indonesia Menaklukkan Podium
-
Tak Hanya Seru, Ajang Lari Ini Beri Proteksi Ekstra untuk Peserta
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
5 Shio Paling Beruntung dan Makmur di 27 Februari 2026, Kamu Termasuk?
-
Profil Bunga Sartika, Host 'Halo Qha Qha Permisi' Mendadak Resign, Gara-gara Rahasia Terbongkar?
-
Niat Bayar Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Jangan Sampai Salah Bacaan
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Caranya Supaya Tidak Tersetrum
-
7 Sepeda Push Bike Anak Kokoh selain London Taxi, Rangka Kuat Tahan Banting
-
10 Karakter Orang yang Suka Musik Jazz dan Fakta Menarik di Baliknya
-
Apakah Karyawan Kontrak Resign Sebelum Lebaran dapat THR? Ini Ketentuannya
-
Kapan THR Karyawan Swasta 2026 Cair? Intip Bocoran Tanggal dan Aturan Mainnya
-
Kronologi Irawati Puteri Eks SPG Nugget Lulus S2 Stanford Pakai Beasiswa LPDP
-
Jadwal Imsak Yogyakarta 27 Februari 2026, Cek Tips Sahur agar Kuat Puasa