Suara.com - Konsumsi garam berlebih menjadi perhatian serius para ahli kesehatan, karena dapat memicu berbagai masalah kesehatan, terutama penyakit jantung.
Ajinomoto Indonesia merespon isu ini dengan meluncurkan kampanye "Bijak Garam" untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya konsumsi garam yang berlebihan dan mendorong pola hidup sehat.
Dalam kampanye tersebut, spesialis gizi klinik, dr. Yohan menjelaskan bahwa konsumsi garam berlebih merupakan penyebab utama hipertensi, yang kemudian dapat berujung pada penyakit jantung.
“Data menunjukkan bahwa penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia,” katanya, dikutip dari Antara, Sabtu (5/10/2024).
Konsumsi garam yang berlebihan membuat tubuh rentan terkena hipertensi, karena garam menyebabkan penyempitan pembuluh darah sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah. Jika kondisi ini dibiarkan, risiko terkena penyakit jantung dan stroke semakin meningkat.
Selain itu, konsumsi garam yang berlebihan juga berdampak buruk pada ginjal. Ginjal akan bekerja ekstra keras untuk membuang kelebihan garam, dan dalam jangka panjang, ini bisa menyebabkan kerusakan ginjal.
Sebagai bagian dari kampanye "Bijak Garam", Ajinomoto Indonesia mengajak masyarakat untuk mengurangi konsumsi garam dalam makanan sehari-hari. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan MSG sebagai pengganti sebagian garam, karena MSG dapat memberikan rasa gurih tanpa meningkatkan kadar natrium yang berlebihan.
Eurli Prameswari, Head of Sauce & Seasoning Department PT Ajinomoto Indonesia, menyatakan, “Menggunakan sedikit MSG dalam masakan dapat membantu mengurangi penggunaan garam tanpa mengurangi kenikmatan rasa makanan.”
Ajinomoto juga telah meluncurkan produk Masako Light, yang mengandung garam lebih rendah, untuk mendukung pola hidup sehat. Selain itu, Ajinomoto aktif mengedukasi masyarakat melalui berbagai seminar, workshop, dan media sosial, serta bekerja sama dengan Yayasan Jantung Indonesia dalam rangka memperluas jangkauan kampanye ini.
Kampanye "Bijak Garam" merupakan langkah konkrit Ajinomoto dalam menghadapi masalah kesehatan akibat konsumsi garam berlebih. Diharapkan, dengan adanya kampanye ini, masyarakat Indonesia semakin sadar akan bahaya konsumsi garam yang berlebihan dan bisa menjalani hidup lebih sehat tanpa risiko penyakit jantung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan 3 Juli 2026, Hari Penuh Peluang Baru
-
5 Sheet Mask dengan Kandungan PDRN Agar Kulit Kencang dan Bebas Keriput
-
Pakar Beri Peringatan Soal Tren Sunscreen di Media Sosial
-
5 Zodiak Paling Beruntung pada 3 Juli 2026, Rezeki Datang hingga Peluang Karier Terbuka
-
Tak Hanya Oud, Wewangian Khas Dubai Kini Tawarkan Aroma Manis hingga Floral yang Digemari Anak Muda
-
10 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah Kamu, Atasi Jerawat hingga Eksim
-
Apa Saja Parfum yang Ada di Alfamart? Ini 6 Pilihan dengan Wangi Elegan dan Segar
-
Tak Cuma Ganggu Mental, Stres Kerja Bisa Picu Hipertensi hingga Diabetes
-
6 Moisturizer di Indomaret untuk Kulit Kering, Mulai Rp39 Ribuan