Lifestyle / Female
Minggu, 15 Februari 2026 | 15:55 WIB
Ilustrasi chicken skin. (Freepik)
Baca 10 detik
  • Chicken skin disebabkan oleh penumpukan berlebihan protein keratin yang menyumbat folikel rambut.
  • Cara utama mengatasinya adalah eksfoliasi kimia menggunakan AHA atau BHA.
  • Tidak dianjrkan untuk menggosok kulit dengan kasar.

Suara.com - Pernahkah Anda merasa tidak percaya diri saat mengenakan pakaian tanpa lengan karena bintil-bintil kecil alias chicken skin di lengan atas? Anda tidak sendirian.

Kondisi yang sering disebut sebagai chicken skin atau secara medis dikenal sebagai Keratosis Pilaris (KP) ini dialami oleh hampir 40% orang dewasa secara global.

Meski tidak berbahaya, tekstur kulit yang menyerupai kulit ayam ini membutuhkan pendekatan khusus karena sifatnya yang cenderung membandel.

Menurut data dari Cleveland Clinic, kunci utama dalam menangani chicken skin bukanlah dengan menggosoknya sekuat tenaga, melainkan dengan memahami musuh utamanya, yakni penumpukan keratin.

Keratin adalah protein pelindung kulit yang, karena alasan genetik, terkadang diproduksi secara berlebihan hingga menyumbat muara folikel rambut.

Berikut adalah langkah-langkah strategis untuk mengatasinya:

1. Eksfoliasi Kimia: Strategi "Mengikis" Tanpa Melukai

Kesalahan umum yang sering dilakukan adalah menggunakan scrub mandi yang kasar atau batu apung untuk menghilangkan bintil tersebut.

Cara ini justru memicu peradangan dan membuat kulit semakin menebal sebagai bentuk pertahanan diri.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Moisturizer Lotion yang Ringan untuk Mengunci Kelembapan Kulit

Metode yang benar adalah menggunakan Chemical Exfoliants (eksfoliator kimia). Kandungan seperti Alpha Hydroxy Acids (AHA) seperti asam glikolat atau laktat bekerja dengan melarutkan "lem" yang menyatukan sel kulit mati.

Sementara itu, Salicylic Acid (BHA) mampu masuk ke dalam pori-pori untuk membersihkan sumbatan keratin dari dalam. Penggunaan bahan ini secara rutin akan secara bertahap meratakan permukaan kulit tanpa menyebabkan iritasi mekanis.

Memakai body serum dengan retinol.(Freepik)

2. Retinoid: Regenerasi Sel

Jika eksfoliasi kimia bertugas membersihkan permukaan, maka turunan Vitamin A seperti retinol bertugas di "pabrik" kulit.

Retinol membantu mempercepat pergantian sel (cell turnover). Dengan mempercepat siklus ini, sel kulit baru yang sehat akan naik ke permukaan lebih cepat sebelum keratin sempat menumpuk dan menyumbat pori-pori kembali.

Ini adalah investasi jangka panjang untuk menjaga kulit tetap kenyal dan rata.

Load More