Suara.com - Latar belakang pendidikan Gus Miftah ramai dicari tahu setelah sang ulama menjadi salah satu tokoh yang diperkirakan akan menjabat di era Presiden Prabowo Subianto. Kira-kira, Gus Miftah sarjana apa ya?
Untuk diketahui, Prabowo Subianto selaku Presiden terpilih kembali memanggil beberapa tokoh ke kediamannya di Kartanegara, Jakarta Selatan pada Selasa (15/10/2024). Salah satunya adalah Gus Miftah.
Gus Miftah menjelaskan bahwa dirinya memang mendapat amanah tugas dari Prabowo Subianto. Bukan sebagai wakil menteri, Gus Miftah diminta fokus ke bidang toleransi dan moderasi.
"Yang jelas bukan wakil menteri. Jadi Bapak (Prabowo Subianto) minta lebih banyak fokus di bidang moderasi, toleransi, dan semacamnya," tegas Gus Miftah saat ditemui pada Selasa (15/10/2024).
Sejak kabar dirinya mendapat tugas dari Prabowo Subianto, nama Gus Miftah pun ramai menjadi perbincangan. Tak sedikit netizen yang bertanya perihal latar pendidikan ulama terkenal ini.
Setelah ditelusuri lebih jauh, Gus Miftah memiliki gelar akademik yang cukup menjanjikan. Bahkan dulu sidang skripsinya digelar secara terbuka dan dihadiri oleh ribuan massa, lho.
Pemilik nama asli Miftah Maulana Habiburrahman itu ternyata merupakan alumni Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang. Selama kuliah, ia mengambil Prodi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam.
Merangkum laman resmi Unissula, unissula.ac.id, sidang skripsi Gus Miftah digelar secara terbuka pada 2 Februari 2023. Kala itu ada ribuan massa yang turut menghadiri dan menyaksikan sidang skripsi Gus Miftah.
Dalam sidang skripsi tersebut, Gus Miftah berhasil lulus dengan nilai 95 dan IPK terakhir 3,56. Pemilik Pondok Pesantren Ora Aji itu pun berhasil mendapatkan predikat summa cumlaude ketika lulus.
Jadi sekarang Gus Miftah menyandang gelar Sarjana Pendidikan alias SPd. Gelar ini mungkin akan bertambah sebab Gus Miftah juga mendapat letter of acceptance untuk melanjutkan S2 di Prodi Magister Pendidikan Agama Islam Unissula pasca menyelesaikan S1-nya.
Latar belakang pendidikan ini agaknya menjadi bekal yang cukup bagi Gus Miftah untuk menjalankan tugasnya ke era Presiden Prabowo kelak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?
-
Adriana Elisabet: Separatisme Papua Berawal dari Keluhan yang Tak Direspons Pemerintah
-
Kisah Ustazah Mona: Ibu Bhayangkari Sekaligus Guru PAI yang Siap Harumkan Nama di MTQ Nasional
-
Keluar Modal Gede, DSI Tak Mungkin Jadi Perusahaan Rugi
-
Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026
-
Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif
-
Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral
-
Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla
-
Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla
-
DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet