Suara.com - Selain susunan Kabinet Merah Putih, warganet juga ramai menyoroti sosok Ibu Negara pasca pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden-Wakil Presiden 2024-2029.
Apalagi karena kini beredar tangkapan layar konten Wikipedia Titiek Soeharto yang disebut-sebut berstatus sebagai “Ibu Negara Indonesia ke-8” sekaligus menjadi ibu negara petahana. Titiek dituliskan mengemban amanah tersebut sejak 20 Oktober 2024, dengan Prabowo sebagai presidennya, dan Iriana sebagai pendahulunya.
“Ini gasalah emang ya? Bukannya udah pisah? Serius nanya,” cuit pengirim menfess anonim di akun X @/tanyarlfes sambil melampirkan tangkapan layar Wikipedia Titiek tersebut.
Berdasarkan penelusuran Suara.com pada Senin (21/10/2024) pukul 17.40 WIB, terungkap bahwa Wikipedia Titiek tidak mencantumkan keterangan sebagai Ibu Negara seperti yang diviralkan di akun tersebut. Alih-alih Ibu Negara, justru jabatan yang tertera adalah sebagai Anggota DPR RI Petahana yang mulai menjabat sejak 1 Oktober 2024.
Namun postingan ini membuat warganet jadi menyoroti peran Ibu Negara serta siapa yang mengisi peran tersebut lantaran Prabowo dan Titiek dikabarkan sudah berpisah sejak tahun 1998.
Peran dan Tugas Ibu Negara
Bukan sekadar simbol, Ibu Negara berperan penting dalam memberikan inspirasi, memberdayakan, serta mempengaruhi perubahan positif di lingkungan masyarakat. Beberapa tugas yang diembannya adalah mengurus keluarga presiden serta mengikuti sederet kegiatan sosial.
Misalnya saja kegiatan perlindungan anak dan perempuan, kemudian kegiatan membangun UMKM untuk kaum ibu-ibu, serta berbagai kegiatan positif lain. Dalam hal inilah Ibu Negara berperan penting membantu sang suami, yakni Presiden, untuk melaksanakan tugas negara.
Sementara itu, pegiat media sosial Jhon Sitorus juga sempat membeberkan beberapa tugas penting seorang Ibu Negara, misalnya dalam urusan kunjungan kenegaraan, diplomasi bilateral atau multilateral, urusan anak-anak, sosial, perempuan, korban kekerasan, dan lain-lain.
Dituliskan di akun X-nya, Jhon mendorong Prabowo dan Gibran untuk mendiskusikan terkait peran Ibu Negara, termasuk kemungkinan tugas-tugas tersebut didelegasikan sepenuhnya kepada Selvi Ananda yang notabene istri Gibran sang wakil presiden.
Berita Terkait
-
Wajar Jabat Seskab di Kabinet Prabowo, Pramono 'Kuliti' Rekam Jejak Mayor Teddy saat jadi Asisten Ajudan Jokowi
-
Rekam Jejak Fahri Hamzah, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabinet Prabowo
-
Dua Kebaya Warna Cerah Selvi Ananda Dalam Pelantikan Menteri dan Wakil Menteri: Anggun dan Berkelas
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan