Suara.com - Presiden Prabowo Subianto meminta menteri-menteri tidak perlu takut ihwal kegiatan pembekalan selama empat hari di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah. Lembah Tidar dipilih menjadi tempat pembekalan menteri Kabinet Merah Putih, karena memiliki sejarah panjang sebagai tempat latihan militer TNI.
"Tadi bapak presiden juga menyampaikan bahwa besok akan ada kegiatan di Magelang untuk menggembleng para menteri," kata Kepala Kantor Komunikasi Presiden, Hasan Nasbim di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (23/10/2024).
Lembah Tidar, yang terletak di Magelang, Jawa Tengah, adalah lokasi penting dalam sejarah Indonesia serta pusat pelatihan bagi para calon perwira TNI. Tempat ini memiliki banyak cerita dan makna mendalam, baik dari sisi budaya maupun militer. Berikut adalah serba-serbi Lembah Tidar yang menarik untuk diketahui:
1. Asal Usul Nama Tidar
Nama Tidar berasal dari dua kata, yaitu Mukti dan Kadadar. Mukti berarti bahagia, berpangkat, dan sukses, sedangkan Kadadar mengacu pada didikan, penempaan, dan ujian. Lembah ini melambangkan perjalanan hidup menuju kesuksesan yang harus ditempuh dengan proses pembelajaran dan perjuangan.
2. Lembah Tidar sebagai Pusat Pendidikan TNI
Lembah Tidar dikenal sebagai lokasi Akademi Militer (Akmil) Indonesia, di mana calon perwira TNI Angkatan Darat menjalani latihan fisik, strategi perang, dan penggemblengan mental. Lembah ini didirikan pada 31 Oktober 1945 atas perintah Letjen TNI Oerip Soemahardjo, menjadikannya tempat bersejarah dalam pembentukan generasi perwira tangguh.
3. Legenda Paku Tanah Jawa
Gunung Tidar yang menaungi lembah ini dijuluki sebagai Paku Tanah Jawa. Menurut legenda, Gunung Tidar merupakan pusat spiritual yang menahan pulau Jawa agar tidak terombang-ambing. Gunung ini juga diyakini sebagai kerajaan gaib yang dihuni oleh bangsa jin, membuatnya penuh misteri dan magis bagi masyarakat setempat.
Baca Juga: Prabowo Undang Keluarga Besar Djojohadikusumo Dinner di Istana, Ada yang dari Belanda
4. Tempat Pelatihan Fisik dan Mental
Berada di ketinggian 503 meter di atas permukaan laut dengan luas lebih dari 700.000 m², lokasi ini memungkinkan para calon perwira TNI fokus menjalani latihan tanpa gangguan. Mereka kerap dijuluki Macan Lembah Tidar karena pelatihan di sini dikenal keras dan disiplin tinggi, menciptakan pribadi yang kuat dan tangguh.
5. Tempat Sejarah Perjuangan Bangsa
Selain menjadi pusat militer, Magelang dan Lembah Tidar juga memiliki nilai historis dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Presiden Prabowo Subianto menyebut Magelang sebagai salah satu pusat perlawanan terhadap penjajah, termasuk perjuangan Pangeran Diponegoro, menjadikan tempat ini simbol heroisme dan keberanian bangsa.
6. Pembekalan Kabinet Pemerintahan
Pada tahun 2024, Lembah Tidar dipilih sebagai tempat pembekalan bagi Kabinet Merah Putih di bawah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Di sini, para menteri dan wakil menteri menjalani kegiatan fisik dan diskusi untuk memperkuat kerjasama dalam menjalankan program pemerintahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Mendagri Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue
-
Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim
-
Potret RDF Rorotan, 'Pabrik' yang Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
-
Menhub Bantah Intimidasi Sopir Bus Kopaja yang Dipesan BEM UI Sebelum Aksi
-
Bisnis Judi di Singapura Memanas, Berebut Penjudi Kakap dari China hingga Indonesia
-
Pramono Rotasi Tujuh Pejabat Eselon II DKI, Singgung Soal Penyegaran dan Penyempurnaan