Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meninjau posko pengungsian di Gedung Olahraga (GOR) Samador, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (19/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, Mendagri mengecek kondisi pengungsi sekaligus berdialog dengan petugas mengenai pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa.
“Makan mereka oke, ya? Nggak ada masalah?,” tanya Mendagri kepada salah seorang petugas di posko pengungsian.
Petugas tersebut kemudian menjelaskan bahwa kebutuhan dasar para pengungsi telah terpenuhi dengan baik. Bantuan dari berbagai pihak juga terus berdatangan untuk mendukung penanganan warga terdampak.
Mendengar penjelasan tersebut, Mendagri mengapresiasi langkah penanganan yang telah dilakukan. Ia juga memastikan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak, termasuk daerah yang berada di luar pusat kota, tetap menjadi perhatian pemerintah.
Dalam kesempatan itu, Mendagri menitipkan bantuan senilai Rp200 juta untuk masyarakat terdampak gempa, khususnya di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka. Bantuan tersebut diserahkan kepada Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago untuk diteruskan kepada masyarakat di wilayah tersebut.
“Saya mungkin mau nitip bantuan untuk Kecamatan Palue. Bapak nanti bantu sampaikan ini [kepada warga terdampak] .. Kami ada Rp200 juta, saya serahkan kepada Pak Bupati untuk Palue,” ujar Mendagri kepada Bupati Sikka.
Pulau Palue merupakan salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat gempa. Berdasarkan catatan Pos Komando Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik Kabupaten Sikka per 19 Agustus 2026 siang, tercatat 522 rumah mengalami rusak berat, 187 rumah rusak ringan, dan 40 rumah rusak sedang.
Kondisi tersebut menunjukkan masih diperlukan dukungan dari berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung proses penanganan pascabencana di Pulau Palue.
Melalui penyaluran bantuan tersebut, Mendagri menegaskan komitmen pemerintah untuk terus hadir di tengah masyarakat terdampak bencana. Upaya penanganan tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga mendukung proses pemulihan masyarakat di wilayah terdampak gempa di NTT. ***
Baca Juga: Tinjau Posko Gempa Maumere, Mendagri Puji Detail Data Pemkab Sikka
Berita Terkait
-
Tinjau Posko Gempa Maumere, Mendagri Puji Detail Data Pemkab Sikka
-
Peringatan Dini Tsunami Flores Keluar Dua Menit, Apakah Cukup?
-
Tim Dokter UGM Berangkat ke NTT, Fokus Petakan Kebutuhan Medis Korban Gempa
-
Konektivitas Digital Kembali Normal 100%, TelkomGroup Rampung Perbaiki Infrastruktur Pascagempa NTT
-
Dampak Gempa NTT Meluas Hingga ke Bima, 400 Bangunan Sekolah Dilaporkan Rusak
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Mendagri Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue
-
Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim
-
Potret RDF Rorotan, 'Pabrik' yang Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
-
Menhub Bantah Intimidasi Sopir Bus Kopaja yang Dipesan BEM UI Sebelum Aksi
-
Bisnis Judi di Singapura Memanas, Berebut Penjudi Kakap dari China hingga Indonesia
-
Pramono Rotasi Tujuh Pejabat Eselon II DKI, Singgung Soal Penyegaran dan Penyempurnaan