Suara.com - Hotel dengan konsep unik dan elektrik, 25hours Hotel Jakarta The Oddbird bakal membuka pintu untuk pertama kali di Jakarta pada November 2024.
Membawa filosofi “Come As You Are”, hotel ini terletak di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) dalam District 8, tepatnya di atas Ashta Mall.
Kamar di hotel ini juga diisi dengan dua tema menarik yaitu Gigatic Garden Room dan Large Urban Rooms dengan total 210 kamar bernuansa taman dan kamar retro urban, yang masing-masing dilengkapi dengan furnitur vintage asli bergaya mid-century dan karya seni lokal.
General Manager hotel, Jesper Soerensen menjelaskan, sesuai namanya 25hours Hotel Jakarta The Oddbird adalah tempat yang penuh kontras, di mana nostalgia kembali ke masa depan, mengundang tamu untuk menjadi diri mereka sendiri, menjadi siapa pun yang mereka inginkan.
“Kami ingin hotel ini menjadi rumah kedua bagi para bunglon budaya yang menggabungkan bisnis dan liburan, memberikan kebebasan dan tempat di mana hal yang aneh adalah indah,” ucapnya dalam Konferensi Pers 25hours Hotel Jakarta The Oddbird, di Jakarta, Rabu (23/10/2024).
Pilihan Kamar di 25hours Hotel Jakarta The Oddbird
Gigantic Garden Rooms adalah pilihan tepat bagi tamu yang memiliki pikiran besar dengan ruang tamu dan kamar tidur terpisah, tamu akan menikmati fasilitas seperti smart TV 55”, tempat tidur king size, Wi-Fi gratis dan minibar, kapsul kopi dan teh, serta pancuran shower dan bathtub dengan pemandangan kota.
Sementara Large Urban Rooms menawarkan suasana berbeda dengan nuansa retro stylish, lengkap dengan karya seni inspiratif, warna-warna retro, koleksi unik, dan pemandangan pencakar langit yang menakjubkan.
Fasilitasnya mencakup smart TV 55”, tempat tidur king size, Wi-Fi gratis, minibar, kapsul kopi dan teh, pancuran hujan, dan kamar mandi marmer dengan pemandangan kota dan taman. Plus, tamu akan mendapatkan tas Freitag dan pemutar vinyl gratis untuk menikmati musik analog di dalam kamar.
Fasilitas Lain
25hours Hotel Jakarta The Oddbird juga dilengkapi dengan co-working spaces dengan maxi bar, serta ruang meeting bertema unik yang dirancang untuk para tamu yang menjalani budaya hustle. Semua area publik pun akan dilengkapi dengan furnitur modern mid-century asli yang eklektik.
Tidak sampai disitu hotel ini juga menyediakan Vida Spa yang terhubung dengan kolam infinity outdoor.
Tamu juga dapat menjelajahi 25hours Things Shop yang terhubung langsung dengan Ashta Mall, sebuah wonderland dari produk-produk berkelanjutan dan kurasi upcycling, serta memamerkan kerajinan lokal.
Untuk pengalaman kuliner, tamu dapat menikmati hidangan Latin Amerika di COPA yang dipimpin oleh Executive Chef Matias Mardones dari Chile, mencicipi koktail di THE ODDBIRD BAR yang dipimpin oleh Marcello Monte dari Argentina, atau bersantai di CABANA dengan hidangan berbasis tanaman yang diorkestrasikan oleh Andrew Yap dari The Old Man Bar Singapore, yang merupakan salah satu bar terbaik di Asia dan dunia.
Berita Terkait
-
Gugatan ke KPU soal Pencalonan Gibran Ditolak PTUN, Begini Reaksi PDIP
-
Menengok Aksi Kamisan Perdana di Era Pemerintahan Prabowo Subianto
-
Survei Poltracking: Elektabilitas RK-Suswono di Jakarta Moncer, Pramono-Rano Masih Ketinggalan
-
Cagub Pramono Anung Siapkan Rp 300 Miliar untuk Bangkitkan UMKM Pasca Pandemi
-
RK Pastikan Tak Akan Lanjutkan City Branding Buatan Anies, Pilih Bikin yang Baru Jika Menang Pilkada
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?