Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari Kejaksaan Agung (Kejagung) yang mengumumkan Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong sebagai tersangka korupsi impor gula.
Diduga, Tom Lembong melakukan penyalahgunaan wewenang dalam kebijakan impor gula pada tahun 2015-2016 ketika dirinya menjadi Menteri Perdagangan di era Presiden Jokowi.
Alhasil, dari tindakannya tersebut negara mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp400 miliar.
Kabar mengenai ditetapkannya Tom Lembong sebagai tersangka kasus korupsi langsung ramai dibahas oleh publik. Pasalnya, saat masuk ke pemerintahan, ia dikenal sebagai sosok yang cukup dekat dengan Jokowi dan memegang peran penting dalam membantu presiden.
Peran Tom Lembong di pemerintahan Jokowi
Awal karier politik Tom Lembong pada tahun 2013 menjadi penasihat ekonomi untuk Jokowi ketika menjabat Gubernur DKI Jakarta.
Sejak saat itu, namanya mulai dikenal luas karena terlihat sering membersamai Jokowi dalam berbagai kesempatan. Bahkan, sering disebut sebagai tangan kanan Jokowi.
Kemudian, pada tahun 2014 ia tergabung dalam tim pemenangan pasangan Jokowi dan Jusuf Kalla.
Setelah Jokowi memenangkan kontestasi, Tom langsung diboyong ke istana yang berperan dalam merumuskan pidato Jokowi.
Baca Juga: Tom Lembong Lulusan Mana? Timses Anies Kini Jadi Tersangka Korupsi Impor Gula
Salah satu rumusan pidatonya yang cukup fenomenal adalah "Game of Thrones" di IMF-Bank Dunia 2018.
Dalam pidato yang dibacakan oleh Jokowi tersebut, Tom juga menulis sosok “Thanos” dan istilah 'winter is coming' sehingga pidato tersebut langsung viral di media sosial.
Puncak karier Tom Lembong mencuat ketika dirinya diberi amanat sebagai Menteri Perdagangan pada tahun 2015.
Tak berselang lama, ia juga didapuk sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada tahun 2016-2019.
Di akhir masa jabatannya, hubungan Tom Lembong dan Jokowi diduga kurang harmonis karena pada periode kedua pemerintahan Jokowi, Tom tidak lagi diberi mandate sebagai menteri.
Kemudian, pada kontestasi pilpres tahun 2024, ia justru bergabung ke barisan Anies Baswedan (Timnas Amin) sebagai co-captain.
Berita Terkait
-
Kejagung soal Status Tersangka Tom Lembong: Tak Ada Politisasi, Ini Murni Penegakan Hukum!
-
Tom Lembong Lulusan Mana? Timses Anies Kini Jadi Tersangka Korupsi Impor Gula
-
Ungkit Status Negara Hukum, Anies Blak-blakan Bela Tom Lembong usia Tersangka: I Still Have My Trust In Tom
-
Cocokologi Netizen, Kaesang Pangarep Sudah Beri Clue Kasus Korupsi Tom Lembong lewat Roti Rp400 Ribu?
-
Tom Lembong Jadi Tersangka Korupsi, Anies: Sahabat 20 Tahun yang Berintegritas
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
-
Cara Cek NIK KTP Apakah Terdaftar Bansos Kemensos atau Tidak
-
5 Zodiak yang Diprediksi Beruntung Akhir Juni 2026, Rezeki Makin Melimpah
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI
-
Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan
-
Tandon Air yang Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasinya yang Anti-Lumut dan Tahan Lama
-
The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan
-
Cara Atasi Uap Keluar dari Gagang Panci Presto agar Daging Cepat Empuk
-
Saat Ekonomi Sulit, Mal Andalkan Hiburan Anak untuk Dongkrak Belanja?