Suara.com - Proses pemeriksaan Tom Lembong sebagai tersangka kasus korupsi impor gula periode 2015–2016 masih terus bergulir. Mantan Menteri Perdagangan era Presiden Jokowi ini mengaku tidak memiliki aset harta kekayaan berupa tanah dan kendaraan.
Jika dilihat dari LHKPN terakhir tahun 2020 ketika dirinya menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dari total kekayaannya yang mencapai Rp101.486.990.994 atau Rp101 miliar tersebut, Tom Lembong tercatat tidak memiliki rumah dan kendaraan.
Sementara itu, hutang Tom Lembong tercatat pada nilai Rp86.895.328 atau sekitar Rp86 juta.
Berikut adalah rincian kekayaan Tom Lembong berdasarkan laporan LHKPN terakhirnya di tahun 2020.
- Tanah dan bangunan: Rp0
- Alat transportasi dan mesin: Rp0
- Harta bergerak lainnya: Rp180.990.000 atau Rp180 juta.
- Surat berharga: Rp94.527.382.000 atau Rp94 miliar.
- Kas dan setara kas: Rp2.099.016.322 (Rp2 miliar).
- Harta lainnya: Rp4.766.498.000 (Rp4,7 miliar).
Dengan begitu, bisa disimpulkan bahwa sebagian besar harta kekayaan Tom Lembong adalah surat berharga.
Co-captain tim pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar pada Pemilu Presiden di awal tahun ini ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) sejak hari Selasa (29/10/2024).
Pria dengan nama lengkap Thomas Trikasih Lembong (TTL) ini diduga memberikan izin pada perusahaan swasta, PT AP untuk mengimpor gula kristal mentah. Menurut laporan yang beredar, gula mentah itu pun dijual dengan harga yang lebih tinggi dari pasaran kala itu.
“Saudara TTL memberikan izin persetujuan impor gula kristal mentah 105 ribu ton pada PT AP,” ujar Abdul Qohar selaku Dirdik Jampidsus Kejagung saat konferensi pers di Kejagung, Jakarta Selatan.
Kala itu, impor gula dilakukan justru saat Indonesia sedang mengalami surplus gula. Selain itu, impor seharusnya hanya dilakukan oleh BUMN, tetapi Tom Lembong justru memberi izin pada PT AP untuk melakukannya.
Sampai saat ini, Kejagung masih menghitung jumlah pasti kerugian negara atas izin yang diberikan Tom Lembong. Sejauh ini, diperkirakan bahwa kerugian negara mencapai Rp400 miliar.
“Kita akan menggandeng ahli untuk memastikan berapa kerugian negara. Saat ini, perhitungan masih berlangsung,” ujar Harli Siregar selaku kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum).
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Detik-detik Tom Lembong Selamatkan Muka Jokowi Saat Ditodong Wartawan Asing, Warganet: Air Susu Dibalas Air Tuba
-
Kejagung Buka Peluang Tetapkan Tersangka Baru Kasus Impor Gula, Mendag Pasca Periode Tom Lembong Ikut Dibidik?
-
Beragam Cocoklogi Netizen Soal Kaesang dan Tom Lembong: Roti 400 Ribu hingga Tamiya
-
Sosok Mertua Tom Lembong yang Jarang Disorot, Ternyata Bukan Orang Sembarangan
-
Tom Lembong Dipenjara Gegara 'Kebijakan' 2015, Netizen Komen Soal Ini
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis