Suara.com - Maudy Ayunda dikenal sebagai sosok selebriti yang memiliki segudang prestasi. Tak hanya di dunia seni dan hiburan, tapi juga bidang akademik.
Meski dirasa memiliki kehidupan yang sempurna, nyatanya, aktris lulusan Stanford University ini juga mengaku melewati perjuangan besar untuk mencapai hal yang saat ini ia raih.
Tak jarang, Maudy Ayunda juga melewati kegagalan di jalan yang sedang ia tempuh. Namun, ia yakin, dibalik hal tersebut, ia pasti melihat "cahaya" di ujung perjalanannya.
Hal inilah yang digambarkan Maudy Ayunda dalam sebuah perhiasan bersama brand Frank & co. baru-baru ini. Perhiasan bertajuk "See the Light" ini hadir dengan tujuan untuk menginspirasi dan memberikan pesan empowering tentang bagaimana kita bisa menghadapi berbagai tantangan dalam hidup.
"Koleksi ini juga punya nilai-nilai yang sejalan dengan yang saya pegang, terutama tentang empowerment dan berinovasi untuk menciptakan sesuatu yang lebih baik dan berdampak positif," kata Maudy Ayunda dalam peluncuran koleksi perhiasan berlian dan fashion film yang dinamakan “See the Light” pada 8 November 2024 lalu.
Kolaborasi bersama Frank & co. ini, lanjut Maudy Ayunda juga memberikan dirinya kesempatan untuk mengeksplorasi diri lebih dalam dan menyampaikan pesan positif melalui karya perhiasan yang artistik dan punya nilai seni tinggi.
Sesuai dengan pesan empowerment yang diusung oleh koleksi “See the Light”, perhiasan hasil kolaborasi Frank & co. dan Maudy Ayunda ini juga menggunakan material sustainable gold 18K sebagai salah satu bentuk kepedulian kepada lingkungan hidup.
Pasalnya, dengan menggunakan sustainable gold, kebutuhan menambang emas baru dapat berkurang secara signifikan. Apalagi, emas merupakan salah satu material di dunia yang dapat didaur ulang tanpa kehilangan kualitasnya.
Koleksi "See the Light" juga terdiri dari 30 jenis perhiasanya yang terdiri dari tiga seri, yakni Bold Light, Fine Light, dan Legacy of Light.
Baca Juga: Ulasan Buku TAN: Menelusuri Jejak Kehidupan Tan Malaka Seorang Pejuang
Bold Light yang melambangkan sinar harapan di ujung setiap tantangan, sementara Fine Light yang mencerminkan keanggunan serta keindahan abadi, dan Legacy of Light bahwa setiap perjalanan adalah jejak abadi yang unik, dibentuk oleh pengalaman, impian, dan aspirasi masing-masing individu.
Maudy Ayunda sendiri menyampaikan bahwa ia sangat bersemangat terlibat dalam kolaborasi ini. Terlebih, ia benar-benar terjun sendiri menyiapkan filosofi dan desainnya.
"Prosesnya ada workshop berkali-kali dengan tim internal desain Frank & co. kita omongin filosofi dulu, apa yang ingin disampaikan dan diceritakan, baru kita mulai mikirin bagaimana tema-tema yang ingin kita munculkan lewat bentuk unik apa nih yang ingin kita cari," pungkasnya.
Lewat perhiasan ini, Maudy Ayunda ingin mengajak setiap individu untuk menemukan cahaya dan kekuatan di dalam dirinya untuk mengatasi setiap rintangan yang menghambat pada perjalanan hidup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI