Suara.com - Tanggal 13 November 2024 jatuh pada hari Rabu. Ternyata, pada hari ini ada hari peringatan khusus yang tak banyak diketahui. Lantas, 13 November memperingati hari apa?
Tanggal 13 November diperingati sebagai Hari Kebaikan Sedunia (World Kindness Day), yang juga dirayakan bersama Pekan Kebaikan Sedunia (World Kindness Week). Peringatan ini menjadi kesempatan untuk merenungkan serta menyebarkan perbuatan baik yang mampu menyatukan banyak orang.
Hari Kebaikan Sedunia memiliki tujuan untuk mendorong penyebaran kebaikan melalui tindakan kecil. Berikut ulasan selengkapnya.
Apa Itu Hari Kebaikan Sedunia?
Hari Kebaikan Sedunia merupakan peringatan global yang didedikasikan untuk menyebarluaskan dan merayakan tindakan kebaikan. Peringatan ini diharapkan dapat mendorong orang-orang untuk melakukan tindakan kebaikan guna menumbuhkan budaya kasih sayang dan kemurahan hati.
Mengutip dari situs Awareness Days, Hari Kebaikan Sedunia pertama kali diperkenalkan pada tahun 1998 oleh Gerakan Kebaikan Dunia, sebuah koalisi global organisasi kebaikan. Perayaan ini diadakan setiap tahun pada 13 November sebagai bagian dari Gerakan Kebaikan Global (Global Kindness Movement).
Sementara itu, menurut National Today, peringatan Hari Kebaikan Sedunia pada 13 November pertama kali dirayakan pada tahun 2009 di negara-negara seperti Singapura, India, dan Italia.
Barulah pada tahun 2019, Gerakan Kebaikan Dunia yang menjadi pelopor Hari Kebaikan Sedunia ini resmi diakui sebagai LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) di bawah hukum Swiss.
Selain merayakan Hari Kebaikan Sedunia, Gerakan Kebaikan Sedunia juga mengadakan Pekan Kebaikan Sedunia yang dimulai pada 13 November, bersamaan dengan peringatan Hari Kebaikan Sedunia, dan berlanjut hingga 19 November.
Baca Juga: Perbedaan Brimob dan Polisi
Untuk merayakan Hari Kebaikan Sedunia, orang-orang dapat melakukan berbagai aksi positif dan kebaikan terhadap sesama, serta mengkampanyekan peringatan ini melalui media sosial.
Peringatan Lain di Tanggal 13 November
Selain Hari Kebaikan Sedunia, 13 November juga diperingati sebagai Dream Destination Day. Peringatan ini ini diinisiasi oleh Meg von Haartman, pendiri perusahaan perjalanan mewah Ooh La La.
Peringatan Dream Destination Day bertujuan untuk memotivasi orang-orang agar mulai merencanakan dan mewujudkan perjalanan impian mereka. Peringatan ini berusaha mengingatkan bahwa dunia penuh dengan tempat-tempat luar biasa yang menunggu untuk dijelajahi.
Setiap orang pasti memiliki destinasi impian yang ingin dikunjungi, tetapi seringkali keinginan tersebut tertunda karena berbagai alasan. Oleh karena itu, mengumpulkan dana dan menyisihkan waktu untuk mewujudkan perjalanan ke destinasi impian adalah langkah yang patut dilakukan.
Demikianlah informasi terkait 13 November memperingati hari apa. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
-
Perbedaan Brimob dan Polisi
-
Sejarah Brimob, Pasukan Elit Polri yang Dibentuk Jepang Jelang Kemerdekaan Indonesia
-
Doa Hari Guru Nasional Dalam Bahasa Inggris Versi Panjang Dan Lengkap
-
Kumpulan Doa Hari Guru Nasional Yang Universal Dalam Bahasa Indonesia
-
Kompak Pakai Baret Brimob, Prabowo Naik Maung saat Saksikan Jokowi Sabet Medali Loka Praja Samrakshana dari Polri
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi