Suara.com - Korps Brigade Mobil atau Brimob sebentar lagi akan merayakan hari jadinya ke-19 pada 14 November 2024. Pada HUT kali ini, Brimob mengangkat tema "Brimob Presisi Menuju Indonesia Maju".
Selama ini masih ada yang salah paham mengenai kedudukan Brimob itu sendiri. Mereka menganggap Brimob berbeda dengan polisi.
Padahal Brimob adalah salah satu kesatuan yang ada di tubuh Polri, sama seperti Lantas, Reskrim, Samapta atau Intelkam.
Artinya Brimob juga adalah polisi. Namun memang ada perbedaan tugas antara Brimob dan polisi biasa. Brimob lebih bertugas untuk menangani kejahatan intensitas tinggi.
Ditilik dari sejarahnya, Brimob lebih tua dari Polri itu sendiri. Cikal bakal Brimob adalah kesatuan polisi bentukan Jepang bernama Tokubetsu Kaisatsu Tai atau Polisi Istimewa.
Di era kemerdekaan, para anggota Tokubetsu Kaisatsu Tai ini mengubah namanya menjadi Pasukan Polisi Istimewa. Pasukan Polisi Istimewa inilah cikal bakal Brimob dan polisi di Indonesia.
Tugas Pokok Brimob
Korps Brimob Polri adalah bagian integral dari Polri. Hanya saja berbeda dengan kesatuan lain di Polri, Brimob mempunyai tugas menanggulangi gangguan Kamtibmas berkadar tinggi.
Misalnya kerusuhan massa, kejahatan terorganisasi bersenjata api, bom, bahan kimia, biologi dan radioaktif.
Baca Juga: Sejarah Brimob, Pasukan Elit Polri yang Dibentuk Jepang Jelang Kemerdekaan Indonesia
Personel Brimob memiliki kemampuan spesifik penanggulangan keamanan dalam negeri yang berkadar tinggi dan penyelamatan masyarakat.
Brimob bertugas membantu, melengkapi, melindungi, memperkuat dan menggantikan satuan kepolisian yang ada.
Brimob Polri ditugaskan menjaga keamanan dalam negeri dari ancaman kejahatan yang berintensitas tinggi.
Korps Brimob Polri juga memiliki kemampuan Search and Rescue (SAR) yang digunakan dalam tugas-tugas kemanusiaan dalam membantu dan mengevakuasi korban bencana alam yang terjadi di Indonesia.
Dari sisi uniform, Brimob sedikit berbeda dengan kesatuan lain di Polri. Brimob memiliki seragam khusus warna hijau, hitam dan loreng, yang tidak dimiliki satuan lain di Polri. Ciri khas Brimob adalah baret biru dongker.
Berita Terkait
-
Sejarah Brimob, Pasukan Elit Polri yang Dibentuk Jepang Jelang Kemerdekaan Indonesia
-
Paling Parah Peradilan, Mahfud MD Blak-blakan Hukum di Indonesia Bisa Dibeli
-
Bertambah jadi 18 Orang, Ini 2 Tersangka Baru yang Dijerat Kasus Judol Pegawai Komdigi
-
Denny Sumargo Ngaku Tak Takut Meski Dilaporkan Farhat Abbas ke Polisi
-
Jadwal Penerimaan Polri 2024 untuk Bintara Dimulai! Terbuka untuk Lulusan SMK, Ini Persyaratannya
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!
-
Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!
-
Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?
-
Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden
-
Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM
-
Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare