Suara.com - Perihal Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka buka aduan langsung menuai berbagai sorotan. Gibran membuka meduam aduan masyarkat dengan tagline 'Lapor Mas Wapres' baik via online maupun offline.
“Kepada yang saya cintai, seluruh warga negara Indonesia, mulai besok, saya akan membuka pengaduan dari masyarakat Indonesia secara terbuka untuk umum,” tulis Gibran di akun Instrgamnya.
Selain melalui WhatsApp, Gibran juga menyebut dirinya terbuka untuk didatangi dari hari Senin sampai Jumat di Istana Wakil Presiden di Jalan Kebon Sirih, Nomor 14, Jakarta Pusat.
Kendati demikian, Lapor Mas Wapres haya menampung 50 aduan setiap harinya. Hanya menampung 50 aduan setiap hari kerja, netizen iseng menghitung berapa lama semua aduan seluruh warga RI jika tiap harinya dibatasi kuota.
"50 orang aduan per hari. Rakyat indonesia sekarag +-270jt jiwa. 270.000.000/50= 5.400.000 Hari. 5.400.000/365= 14.794 Tahun semua aduan terkumpul. 15 ribu tahun coy," tulis akun X @LookingforInd.
Pernyataan akun @LookingforInd itu sontak mengundang berbagai respons dari wargaent.
"Misal nih, buat pendukungnya dulu. 96 juta sekian. 96jt/50= 1.920.000 hari. 1.920.000/365= 5.260 tahunan. Lima ribu dua ratus enam puluh tahun dengan catatan gak ada hari libur," komentar warganet.
"Dengan catatatn 1 orang hanya boleh 1 aduan dan tidak ada pertambahan jumlah penduduk lagi," tulis warganet di kolom komentar.
"Udah kayak antrean haji," timpal lainnya.
Baca Juga: Rocky Gerung Puji Layanan Lapor Mas Wapres Gibran: Sensasional dan Biar Kelihatan Kerja!
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan