Suara.com - Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) secara resmi membuka program Petani Milenial. Program tersebut dibuka salah satunya bertujuan untuk mengatasi penurunan jumlah petani yang ada di Indonesia. Tentunya, selama mengikuti program ini, peserta akan mendapatkan insentif. Lantas berapa gaji Petani Milenial Kementan?
Program Petani Milenial sendiri ditetapkan melalui Peraturan Menteri Pertanian nomor 4 tahun 2019. Program ini pun bisa diikuti oleh seluruh petani muda di Indonesia dengan rentang usia 19-39 tahun.
Berdasarkan asil sensus pertanian pada tahun 2023 lalu menunjukkan tren penurunan untuk profesi petani. Tercatat, selama sepuluh tahun terakhir, petani di Indonesia turun sebanyak 7,42 persen dari 31,70 juta pada tahun 2013, jadi 29,34 juta pada tahun 2023. Data ini menunjukkan jika minat generasi muda untuk melakukan regenerasi mengalami penurunan.
Adapun penyebabnya bisa diduga, karena stigma petani sebagai profesi berpendapatan rendah, tidak memiliki jenjang karir, kurang bergengsi dan lainnya. Sehingga kini banyak orang yang mulai meninggalkan pertanian lalu memilih profesi tetap lainnya.
Apa Itu Petani Milenial?
Melansir dari situs Kementan, petani milenial dapat diartikan sebagai salah satu program pengembangan wirausaha tani dengan melibatkan para petani muda dalam bidang pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, hingga kehutanan. Program satu ini memiliki tujuan utama untuk menciptakan ekosistem pertanian yang mandiri, maju serta berkelanjutan.
Tujuan berikutnya untuk menyediakan lapangan kerja, menjamin tersedianya produk pertanian yang berkualitas serta berdaya saing, serta terealisasinya sarana penerapan teknologi digital dalam pengelolaan sampai pemasaran produk pertanian.
Syarat Mendaftar Program Petani Milenial
Sebelum mengikuti program ini, calon peserta wajib mengetahui syarat-syaratnya terlebih dahulu. Terdapat beberapa syarat yang perlu diperhatikan, antara lain yaitu:
Baca Juga: Panduan dan Cara Daftar Petani Milenial 2024
- Usia 19-39 tahun atau yang mempunyai jiwa milenial
- Memiliki kemauan yang adaptif pada teknologi digital
- Mempunyai atau mengelola lahan pertanian secara mandiri
Akan tetapi selain syarat di atas, di masing-masing daerah kemungkinan mempunyai persyaratan lainnya. Oleh sebab itu, Anda perlu memeriksa otoritas setempat untuk memastikan kembali apa saja yang diberlakukan.
Tata Cara Daftar Petani Milenial
Apabila tertarik untuk berpartisipasi dalam program dari Kementan ini, Anda bisa mendaftar dengan langkah-langkah sebagai berikut:
- Buka situs resmi Kementan RI melalui alamat https://latihanonline.pertanian.go.id/
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Masukkan angka yang tertera di layar
- Klik "Menuju Formulir Pendaftaran"
- Selanjutnya, pengguna akan diarahkan untuk mengisi Formulir Registrasi Petani yang berisi identitas diri lengkap
- Selesai mengisi formulir, klik daftar
- Setelah itu, peserta dapat membaca dan mengikuti instruksi yang ditampilkan pada halaman utama.
Gaji Petani Milenial Kementan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, mengatakan pemerintah siap memberikan imbalan berupa gaji minimal Rp10 juta per bulan bagi para petani milenial yang mengikuti program tersebut.
Itulah besaran gaji Petani Milenial Kementan. Jika tertarik, siapkan persyaratannya dan daftarkan diri Anda.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
-
Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?
-
Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus
-
Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026
-
Karhutla di Indragiri Hulu Capai 434 Hektare, Didominasi Gambut Ditanami Sawit
-
Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran
-
Mensesneg Ungkap Status Guru PPPK Akan Dipindah Jadi Pegawai Pusat
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan