Suara.com - Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa jalan kaki 10 menit setiap jam bisa membantu menurunkan tekanan darah, terutama bagi mereka yang banyak duduk.
Temuan ini memberikan pandangan baru mengenai cara sederhana untuk menjaga kesehatan kardiovaskular.
Menurut penelitian yang dilansir Medical Daily, duduk lebih dari enam jam setiap hari sejak masa kanak-kanak hingga dewasa dapat meningkatkan tekanan darah hingga 4 mmHg.
Namun, mengganti hanya 10 menit dari waktu duduk dengan aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki dapat menurunkan tekanan darah sistolik hingga 3 mmHg dan diastolik hingga 2 mmHg.
Penulis utama penelitian, menjelaskan bahwa penurunan tekanan darah sistolik sebesar 5 mmHg dapat mengurangi risiko serangan jantung dan stroke hingga 10 persen. Penelitian ini mengevaluasi data dari 2.513 anak dalam studi kohor anak-anak 90-an di University of Bristol.
Anak-anak tersebut dipantau dari usia 11 hingga 24 tahun untuk mengukur tekanan darah, waktu tidak bergerak (sedentary), serta aktivitas fisik ringan hingga berat.
Awalnya, anak-anak menghabiskan enam jam sehari untuk duduk, enam jam untuk aktivitas fisik ringan, dan sekitar 55 menit untuk aktivitas fisik sedang hingga berat.
Pada usia dewasa muda, waktu duduk meningkat menjadi sembilan jam sehari, sementara aktivitas fisik ringan berkurang menjadi tiga jam.
Para peneliti menemukan bahwa waktu duduk yang meningkat selama masa pertumbuhan berkorelasi dengan kenaikan tekanan darah sistolik rata-rata 4 mmHg.
Namun, menambahkan aktivitas fisik ringan sejak kecil dapat menurunkan tekanan darah akhir hingga 3 mmHg.
"Setidaknya tiga jam aktivitas fisik ringan setiap hari sangat penting untuk mencegah dan mengatasi tekanan darah tinggi dan hipertensi," ujar Agbaje.
Ia menyebutkan bahwa aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki, berenang, dan bersepeda dapat menjadi pilihan yang mudah dilakukan oleh anak-anak dan remaja.
Agbaje juga menekankan pentingnya peran orang tua, dokter anak, dan pembuat kebijakan dalam mendorong kebiasaan jalan kaki dan aktivitas fisik ringan bagi anak-anak sejak dini untuk menjaga tekanan darah tetap sehat.
Berita Terkait
-
JPO Sarinah Dibangun Kembali, Siap Jadi Koridor Ramah Pejalan Kaki di MH Thamrin
-
Jika Kota Tidak Ramah Pejalan Kaki, Gaya Hidup Sehat Sulit Diwujudkan?
-
Benci Olahraga? Coba 8 Aktivitas Menyenangkan Ini agar Tetap Aktif
-
Ombak Tinggi Rusak Jalur Pejalan Kaki di Kuta
-
6 Manfaat Sakti Jalan Kaki yang Jarang Kamu Sadari: Jantung Lebih Kuat, Otak Jadi Gak Lemot
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
Terkini
-
Alur Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan: Panduan agar Tidak Salah Langkah
-
Sertifikat Tanah Elektronik Apakah Wajib Dibuat Mulai 2026?
-
7 Gamis Terbaru 2026 Simple Elegan, Rompi Lepas Akan Jadi Tren!
-
POLLING: Mudik 2026 Kamu Naik Apa?
-
5 Krim Malam Lokal untuk Atasi Kulit Kendur Usia 50 Tahun ke Atas, Mulai dari Rp20 Ribuan
-
Dari Jalur Ringan Hingga Ekstrem: Ini Dia Sepatu Hiking Terbaru yang Dirancang untuk Semua Tantangan
-
Handbody Apa yang Bisa Menghilangkan Bekas Luka? Cek 7 Rekomendasinya
-
Jadwal Penukaran Uang Baru 2026, Cek Tata Cara dan Syaratnya
-
Rahasia Kece ala Ummi Quary: Mandi Bukan Sekadar Wangi, Tapi Harus Kasih Nutrisi!
-
7 Bedak Anti Geser untuk Pengendara Motor, Tahan Lama Seharian