- Fakta CCTV: Korban tewas tergilas bus Transjakarta di Pondok Labu sempat sempoyongan.
- Rekaman CCTV ungkap korban kecelakaan maut Transjakarta di Pondok Labu tampak lunglai.
- Polisi selidiki kecelakaan maut bus Transjakarta di Pondok Labu lewat rekaman CCTV.
Suara.com - Fakta baru terungkap di balik kecelakaan maut yang menewaskan seorang pejalan kaki berinisial S (27) di Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis (12/2/2026). Berdasarkan rekaman CCTV, korban diketahui sempat sempoyongan sebelum akhirnya terjatuh di area roda belakang bus Transjakarta.
Video rekaman CCTV tersebut diunggah oleh akun Instagram @jakselupdate_. Dalam rekaman itu, korban awalnya terlihat mendekati bus yang sedang berhenti di bus stop Taman DDN. Beberapa detik kemudian, korban yang berada di sisi kiri kendaraan, tepat di dekat ban belakang, tampak lunglai dan bergerak tidak stabil.
Tak lama berselang, korban tidak lagi terlihat dalam pantauan kamera CCTV yang terpasang di badan bus. Ia diduga menunduk lalu terjatuh persis di depan roda belakang.
Saat bus kembali melaju, pengemudi diduga tidak menyadari keberadaan korban yang berada di titik buta (blind spot) kendaraan, hingga roda belakang melindas tubuh korban.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menyebutkan bahwa bus dengan nomor polisi B 7756 TGC yang dikemudikan oleh SH (55) saat itu hendak melanjutkan perjalanan menuju arah Pondok Labu melalui Jalan Margasatwa Raya. Sebelumnya, SH sempat memberhentikan kendaraan di Taman DDN untuk menaikkan dan menurunkan penumpang.
“Sesampainya di bus stop Taman DDN, diduga roda belakang kendaraan bus Transjakarta melindas seorang pejalan kaki,” ungkap Ojo.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Korban mengalami luka parah dan meninggal dunia di TKP. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUP Fatmawati,” jelas Ojo.
Sementara itu, Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transportasi Jakarta, Ayu Wardhani, menyatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kecelakaan ini kepada kepolisian.
Baca Juga: Detik-Detik Mengerikan! Tembok Pagar Raksasa Ambruk di SMPN 182 Kalibata, Kok Bisa?
“Transjakarta menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa yang mendalam atas insiden ini. Kami menyerahkan seluruh proses penyelidikan kepada pihak kepolisian serta menghormati prosedur hukum yang berjalan,” ujar Ayu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar
-
Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami
-
WFH Bukan Long Weekend! Pemerintah Pakai Teknologi Pantau Lokasi ASN