Suara.com - Nama sutradara, Kamila Andini baru-baru ini mendadak disandingkan dengan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon. Semua ini, bermula ketika Kamila Andini menyuarakan keresahannya tentang pelaksanaan Festival Film Indonesia (FFI) yang molor karena menunggu kehadiran Kementerian Kebudayaan.
“Sejak diresmikannya kementerian kebudayaan, menteri, dan wakil menteri yang baru 21 Oktober lalu, saya menghadiri dua acara kebudayaan. Dalam keduanya, acara mundur cukup lama untuk menunggu bapak-bapak undangan kehormatan hadir,” tulis Kamila dalam unggahan di Instagram pribadinya.
Sutradara dari film Yuni itu juga mempertanyakan profesionalisme para pejabat, terlebih mereka baru saja dilantik untuk kedudukannya.
“Mau bertanya aja sih, kementeriannya baru, menteri dan wakilnya baru, budayanya…lama?,” pungkas Kamila Andini.
Kegelisahan Kamila Andini itu rupanya mendapat dukungan dari warganet. Sebab, mereka yang menyaksikan acara secara online pun merasa kesal karena acara mundur cukup lama.
Jika membicarakan tentang Kamila Andini dan Fadli Zon, bagaimana keduanya dikenal selama ini? Berikut adalah rekam jejaknya.
Rekam jejak Kamila Andini
Lahir pada 6 Mei 1986 di Jakarta, Kamila Andini memang sudah menunjukkan ketertarikannya di dunia seni cukup lama. Hal ini terbukti dari latar pendidikannya di Universitas Deakin, Australia dengan fokus seni media dan sosiologi. Belum lagi, Kamila merupakan putri dari sutradara legendaris Indonesia, Garin Nugroho.
Latar belakang tersebut membuat Kamila Andini dikenal dengan film-filmnya yang kuat dan dekat dengan isu-isu di lingkungan masyarakat.
Baca Juga: Berani Kritik Pejabat Kementerian karena Datang Telat, Kamila Andini Ternyata Anak Sosok Terkenal
Kamila mengawali karirnya di dunia perfilman sebagai asisten sutradara dan produser sebelum akhirnya berhasil merilis karya-karya film independennya.
Selama ini, Kamila Andini banyak bermain dalam film dengan budaya lokal, cerita perempuan, dan isu sosial. Beberapa karya Kamila Andini yang banyak digandrungi adalah The Mirror Never Lies (2011), Sekala Niskala (2017), Yuni (2021), Before, Now & Then (2022), serta serial Gadis Kretek (2024).
Rekam jejak Fadli Zon
Sebelum dilantik menjadi Menteri kebudayaan oleh Presiden Prabowo Subianto, Fadli Zon telah menunjukkan ketertarikannya di dunia politik dengan menjadi aktivis di lingkup kampus.
Dulu, ia sempat menjadi Ketua Biro Pendidikan Senat Mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia (FSUI) dan Sekretaris Umum Senat Mahasiswa FSUI. Ia bahkan pernah memimpin berbagai demonstrasi di awal tahun 1990-an.
Karir Fadli Zon di dunia politik bermula ketika ia menjadi anggota MPR ri (1997–1999). Setelah itu, Fadli ZOn berhasil lolos ke Senayan bersama Partai Gerindra (2014–2019). Di periode ini ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI.
Setelah itu, politikus yang aktif di media sosial ini kembali terpilih menjadi anggota DPR sekaligus menjadi Ketua Panitia Kerja Sama Antar Parlemen DPR (2019–2024). Di luar itu, Fadli Zon menjabat sebagai Wakil Ketua DPP Gerindra sejak tahun 2008 sampai sekarang.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Profil Kamila Andini, Sutradara Ternama Sentil Kementerian Kebudayaan Karena Telat
-
Berani Kritik Pejabat Kementerian karena Datang Telat, Kamila Andini Ternyata Anak Sosok Terkenal
-
Intip Kekayaan Fadli Zon, Rekan Kerja Giring Ganesha Diduga Kena Sindir Kamila Andini gegara FFI
-
Giring Ganesha Kena Semprot Usai Dikritik Kamila Andini Soal Wamen Telat Viral: Malu-maluin Aja!
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI: BRI Bersama Danantara Terus Mendukung Ekonomi Rakyat, Termasuk UMKM
-
Meski 4 Pasar Rusak, Pemerintah Jamin Warga NTT Tak Kelaparan
-
Persija Masuk Fase Panas TC Thailand, Shin Tae-yong Mulai Tentukan Pemain Pilihan
-
HUT ke-81 RI, BRI Dukung Danantara Senantiasa Perkuat Ekonomi Rakyat
-
Pengendara Motor di Deli Serdang Jadi Korban Begal, Paha Ditusuk, Motor hingga HP Raib
-
Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan
-
Menembus Tembok Longsor: Drama Penyelamatan Ibu Hamil di Jantung Flores yang Terisolasi
-
RI Ditargetkan Bisa Swasembada 11 Komoditas Pangan dalam 3 Tahun
-
Green Energy Jadi Arah Baru Industri Maritim Indonesia
-
HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri