Suara.com - Masih ingat dengan penyanyi dangdut Alam Mbah Dukun? Terbilang cukup lama tak muncul di layar kaca, Alam diam-diam sibuk melebarkan sayap karier dengan terjun ke dunia politik.
Alam Mbah Dukun maju Pilkada 2024 sebagai Calon Wakil Wali Kota Banjar Jawa Barat mendampingi Akhmad Dimyati. Alam terjun ke politik melalui jalur indie alias tanpa dukungan partai.
Sebagai calon wakil kepala daerah, Alam pun diwajibkan untuk membuat LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara). Lantas, berapa kekayaan Alam Mbah Dukun versi LHKPN KPK?
Melansir laman LHKPN, elhkpn.kpk.go.id, Alam Mbah Dukun terpantau melaporkan kekayaannya pada 28 Agustus 2024. Ia memakai nama "Alam" dalam LHKPN miliknya.
Tertulis di sana bahwa total kekayaan Alam Mbah Dukun berada di angka Rp1.414.500.000 atau satu miliar empat ratus empat belas juta lima ratus ribu Rupiah. Jumlah ini sudah dikurangi dengan total utangnya senilai Rp1,5 juta.
Kekayaan terbesar Alam tersimpan dalam bentuk tanah seluas 6.740 meter persegi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Tanah hasil sendiri itu bernilai Rp1,3 miliar.
Kemudian harta Alam juga berupa mobil Mitsubishi Double Cabin Tahun 2010 senilai Rp65 juta dan motor Yamaha B65 Tahun 2017 seharga Rp18 juta.
Pelantun hits "Mbah Dukun" itu juga melaporkan bahwa dirinya punya kekayaan lain dalam bentuk Harta Bergerak Lainnya senilai Rp21 juta serta Harta Lainnya sejumlah Rp3,5 juta. Ada juga Kas dan Setara Kas sebanyak Rp8,5 juta.
Sementara itu, pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Akhmad Dimyati-Alam mendapat nomor urut 02 dalam Pilkada seretak Rabu (28/11/2024). Sayangnya pasangan ini mendapat jumlah suara yang kurang berkesan menurut hasil quick count sementara.
Baca Juga: Pedangdut Alam Mbah Dukun Terjun ke Dunia Politik, Bidik Kursi Wakil Walkot Banjar Jalur Indie
Perolehan suara Akhmad Dimyati-Alam berada di urutan terakhir data quick count dengan perolehan 3,51 persen suara. Sangat jauh dibandingkan dengan tiga paslon lain yang rata-rata mendapat presentase suara dua digit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang
-
5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar
-
Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen
-
Kronologi Lengkap 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual ke 27 Korban