Suara.com - Sebanyak tiga produk kosmetik merek Pinkflash ditarik dari peredaran. Hal ini terjadi karena ketiga produk tersebut mengandung bahan berbahaya.
Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan, sebanyak 55 produk kosmetik yang beredar di pasaran dicabut izin edarnya karena mengandung bahan berbahaya.
Temuan ini didapat setelah BPOM melakukan pengujian sampling selama periode November 2023 hingga Oktober 2024.
Menurut Ikrar, 55 produk tersebut mengandung merkuri, asam retinoat, hidrokinon, pewarna merah K3, pewarna merah K10, pewarna acid orange 7, dan timbal. Semua bahan itu berbahaya bagi kesehatan.
Salah satu merek kosmetik yang masuk di dalam daftar ini adalah Pinkflash. Produk kosmetik asal China ini masuk dalam daftar 10 produk kosmetik terlaris yang dijual di e-commerce Tokopedia dan Shopee.
Pinkflash menempati urutan keempat sebagai produk terlaris dari 13 Maret-2 April 2024 dengan total penjualan 591.589 unit sebagaimana dirilis Compas.co.id.
Tiga Produk Berbahaya
Ada tiga produk Pinkflash yang dinyatakan mengandung berbahaya dan kini sudah dicabut izin edarnya oleh BPOM. Berikut tiga produk tersebut.
1. Pinkflash Pro Touch Eyeshadow Palette PF-E15 - #02 (NA11211201040) dari PT FCL International Indonesia/Guangzhou Duoduo Cosmetics Co. Ltd. Mengandung pewarna merah K3 dan K10.
2. Pinkflash L01 Lasting Matte Lipcream - R04 (NA11211300237) milik PT FCL International Indonesia/Guangzhou Duoduo Cosmetics Co. Ltd. Mengandung pewarna merah K3.
3. Pinkflash Multi Face Pallet PF-M02 - #01 (NA11211200494) dari PT FCL International Indonesia/Guangzhou Duoduo Cosmetics Co. Ltd. Mengandung pewarna acid orange 7.
pewarna merah K3, merah K10, dan acid orange 7 yang terkandung di tiga produk itu bersifat karsinogenik atau menyebabkan kanker dan dapat mengganggu fungsi hati.
Permintaan Maaf Pinkflash
Lewat akun resmi Instagramnya, Pinkflash menyatakan permohonan maaf atas keresahan yang ditimbulkan.
Menurut Pinkflash hal itu bisa terjadi karena pabrik yang bekerja sama dengan pihaknya telah mengganti bahan baku produk tanpa sepengetahuan dan persetujuan Pinkflash.
Pinkflash mengklaim telah menarik tiga produk itu dari pasaran dan telah memusnahkannya. Pinkflash juga memutus kontrak kerja sama dengan pabrik yang telah mengganti bahan baku produk secara sepihak.
Berita Terkait
-
Ajak Gen Z Bertanggung Jawab dengan Sampah Produk Kecantikan: Ini 5 Tips yang Bisa Dilakukan Untuk Menjaga Lingkungan
-
Kandungan Paraben dalam Kosmetik Dianggap Menyebabkan Kanker, Benarkah?
-
Erick Thohir Minta BPOM Uji Produk UMKM Binaan BUMN Agar Layak Konsumsi
-
Fenny Frans Owner Apa? Sultan Makassar Terjerat Kasus Skincare Bermerkuri
-
4 Produk Emina Series GloRad yang Wajib dicoba!
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Diduga Intimidasi Warga yang Nongkrong, Polresta Solo Amankan 4 Orang
-
Poco C81 Pro Bikin HP Entry-Level Makin Gahar, Bawa Baterai 6000mAh dan Layar 120Hz
-
Danantara Housing Expo 2026: BRI Hadirkan KPR Cicilan Mulai Rp1 Jutaan
-
Erick Thohir Ada Agenda sebagai Menpora, PSSI Tunda Evaluasi Kegagalan John Herdman
-
Modus Incar Nasabah Bank, Komplotan Begal Sadis Dibekuk, Dua Pelaku Ditembak!
-
BRI Jadi Koordinator Himbara di Danantara Housing Expo 2026
-
Panglima TNI Pastikan HUT RI Aman, Personel Disiapkan di Berbagai Wilayah
-
Jangan FOMO All-in Saham, Investor Harus Manfaatkan AI untuk Cari Strategi
-
Danantara Housing Expo 2026, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Bagi Masyarakat
-
Purbaya Turun Tangan Bantu Korban Tumpahan Minyak Montara NTT 2009, Tak Cuma Janji Ganti Rugi