Suara.com - Pendakwah sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Gus Miftah kembali disorot. Tepatnya usai dianggap menghina pria penjual es saat ia sedang berdakwah.
Dalam sebuah video yang dibagikan akun X @DS_yantie, momen itu terjadi saat Gus Miftah mengisi pengajian di Magelang, Jawa Tengah. Ia bertanya soal es teh yang dijual pria tersebut sambil mengucap kata kasar.
"Es tehmu sih akeh (masih banyak) enggak? Ya sana jual gob*ok. Jual dulu, nanti kalau belum laku ya udah, takdir," ujar Gus Miftah.
Meski mungkin maksudnya bercanda, namun adabnya terhadap pedagang es itu langsung menuai kritikan. Tak sedikit yang kemudian menyoroti sosok Gus Miftah, termasuk soal kekayaannya. Berikut informasi selengkapnya.
Kekayaan Gus Miftah
Tak diketahui pasti berapa jumlah kekayaan Gus Miftah. Hanya saja, ia mengumpulkan pundi-pundi rupiah dari berbagai sumber. Salah satunya, Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji yang berlokasi di Sleman, Yogyakarta.
Ponpes tersebut dibangun pada tahun 2011 silam dan masih terus berkembang. Jumlah santrinya juga semakin bertambah tiap tahunnya. Ia juga sering membuka pengajian yang diikuti artis hingga tokoh nasional.
Selain itu, Gus Miftah juga dikenal sebagai pendakwah yang unik. Pasalnya, ia sering berceramah di tempat yang tak biasanya, seperti kelab malam dan diskotik. Sementara soal tarif, ia mematoknya cukup beragam.
Ia mengatakan ada tarif wajib yang diberikan jika yang mengundangnya sekelas artis atau pejabat. Namun, apabila sosok pengundang adalah masyarakat ekonomi ke bawah, Gus Miftah akan menerima bayaran seikhlasnya.
Baca Juga: Kronologi Viral Gus Miftah Maki Penjual Es Teh saat Dakwah, Tuai Kecaman
Sumber kekayaan Gus Miftah lainnya berasal dari bisnis parfum bernama D'Goes. Namun, keuntungan dari usaha ini diketahui akan menjadi manfaat bagi Ponpes Ora Aji miliknya sekaligus untuk pesantren-pesantren lain.
Lebih lanjut, Gus Miftah juga diketahui menjadi brand ambassador (BA) bisnis travel bernama PT Kanomas Arci Wisata. Kemudian, ia pun menerima cuan melalui kanal YouTube yang saat ini telah diikuti lebih dari 1 juta subscribers.
Baru-baru ini, Gus Miftah dilantik menjadi salah satu utusan khusus Presiden Prabowo Subianto. Jabatan itu tentu mampu menambah hartanya. Gaji dan tunjangannya diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 137 Tahun 2024.
Menurut aturan itu, gaji dan fasilitas lain untuk penasihat khusus presiden setara dengan pejabat setingkat menteri. Adapun gaji menteri diatur dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2000.
Disebutkan bahwa menteri memperoleh gaji pokok sebesar Rp5.040.000 tiap bulan. Lalu, ada tunjangan jabatan sesuai Keputusan Presiden Nomor 68 Tahun 2001 sebesar Rp13.608.000 yang juga diberikan per bulan.
Selain itu, ada tunjangan lain, seperti tunjangan anak/istri, pensiun, kendaraan dinas, biaya pemeliharaan, hingga fasilitas kesehatan. Adapun fasilitas ini mencakup pengobatan, perawatan, dan rehabilitasi.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Kronologi Viral Gus Miftah Maki Penjual Es Teh saat Dakwah, Tuai Kecaman
-
Dianggap Hina Penjual Minuman, Perwakilan Gus Miftah Beri Klarifikasi Begini
-
Diduga Olok-olok Pedagang Es Teh Pakai Kata Kasar, Etika Gus Miftah Jadi Perbincangan
-
Beda Adab Gus Miftah dan Niken Salindry Perlakukan Penjual Es Teh: Dikritik Vs Dipuji
-
Dipuji Kompak Bak Tim Sepak Bola, Menteri hingga Wamen Auto Ketawa Ngakak Dengar Prabowo Mau Tambah Retreat: Setuju?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah