Suara.com - Lembaga pemeringkatan UniRank baru saja merilis daftar kampus swasta terbaik di Indonesia untuk tahun 2024. Sebanyak 603 perguruan tinggi swasta di Indonesia masuk dalam daftar ini, memberikan acuan penting bagi calon mahasiswa dalam memilih kampus.
Mengutip berbagai sumber, pemeringkatan UniRank didasarkan pada tiga kriteria utama. Pertama, kampus harus diakui atau diakreditasi oleh organisasi terkait pendidikan tinggi di negara masing-masing.
Kedua, kampus tersebut harus menawarkan setidaknya gelar sarjana tiga tahun, gelar magister, atau gelar doktoral. Ketiga, pendidikan yang diselenggarakan harus dalam format tradisional, bukan berbasis jarak jauh.
Dalam pemeringkatan kampus swasta terbaik di Indonesia versi UniRank 2024, Universitas Bina Nusantara (Binus) berhasil menduduki peringkat pertama. Secara nasional, Binus menempati peringkat ketiga, membuktikan kualitasnya sebagai salah satu universitas swasta terkemuka di tanah air.
Peringkat kedua diraih oleh Universitas Telkom, yang juga masuk peringkat delapan nasional. Sedangkan peringkat ketiga dipegang oleh Universitas Teknokrat Indonesia, dengan posisi ke-12 secara nasional.
Kriteria Pemeringkatan Kampus oleh UniRank
Selain akreditasi, UniRank memastikan kampus yang masuk daftar mampu menawarkan program pendidikan tinggi yang kredibel dan sesuai dengan standar global. Fokus pada pendidikan formal secara tradisional menjadi salah satu penilaian penting yang membedakan UniRank dari lembaga pemeringkatan lainnya.
Dengan dirilisnya daftar ini, UniRank memberikan gambaran objektif mengenai kualitas perguruan tinggi swasta di Indonesia.
Kampus swasta terbaik di Indonesia seperti Binus, Universitas Telkom, dan Universitas Teknokrat Indonesia menjadi bukti nyata bahwa sektor pendidikan swasta terus berkembang pesat.
Berikut daftar 20 Kampus Swasta Terbaik di Indonesia Versi UniRank 2024:
1. Universitas Bina Nusantara 3
2. Universitas Telkom 8
3. Universitas Teknokrat Indonesia 12
4. Universitas Medan Area 14
5. Universitas Budi Luhur 16
6. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara 17
Berita Terkait
-
10 Kampus Terbaik di Jawa Barat Versi QS World University Rankings Asia 2026
-
Negara Siap Biayai Kuliah Lulusan Sekolah Garuda di Kampus Top Global, Asal Penuhi Syarat Ini!
-
Daftar Kampus Terbaik di Medan, Peringkat dan Akreditasi Terbaru 2025
-
Gagal Lolos PTN? Ini Daftar 15 Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2025
-
Jangan Salah Pilih! Cek Peringkat 10 Kampus Terbaik di Indonesia Sebelum Daftar
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Ramalan Zodiak 15 April 2026, Ini 4 Zodiak Paling Beruntung dan Panen Peluang Emas
-
Daftar Harga Mesin Cuci LG Front Loading 8 Kg Terbaru, Mulai dari Rp4 Jutaan
-
Munif Taufik Dijuluki Justice Collaborator Kasus FH UI, Apa Ancaman Hukumannya?
-
Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur? Cek Ketentuan Resmi Menurut SKB 3 Menteri
-
6 Mesin Cuci 2 Tabung Harga Rp1 Jutaan yang Hemat Listrik, Cocok untuk Rumah Tangga
-
7 Rekomendasi Kacamata Anti Sinar UV 400, Lindungi Mata dari Sengatan Godzilla El Nino
-
4 Ancaman Hukuman Berat Menanti 16 Mahasiswa UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Grup Chat
-
7 Parfum Wanita yang Tercium dari Jarak Jauh, Murah Cuma Rp30 Ribuan
-
Front Loading vs Top Loading, Ini Kelebihan dan Kekurangan Mesin Cuci 1 Tabung
-
Bukan Whistleblower, Munif Taufik Dicap Netizen Justice Collaborator di Kasus FH UI, Apa Bedanya?