Suara.com - Gaji Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden ikut jadi sorotan usai aksi mengolok-olok penjual es teh dengan kata kasar viral di media sosial. Pemilik nama Miftah Maulana Habiburrahman itu lalu membuat video permintaan maaf atas ucapannya dengan pengakuan memang sering bercanda.
Namun gara-gara aksi arogannya pada penjual es teh itu, Gus Miftah jadi bulan-bulanan netizen bahkan jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden ikut dipertanyakan.
Lalu berapa gaji Gus Miftah sebagai utusan Khusus Presiden? Simak penjelasan berikut ini.
Gaji Gus Miftah Jadi Utusan Khusus Presiden
Gus Miftah dilantik jadi Utusan Khusus Presiden pada 22 Oktober 2024 lalu. Dia dilantik bersama 6 Utusan Khusus Presiden lainnya termasuk Raffi Ahmad dan Zita Anjani. Para utusan khusus itu mendapat tugas khusus selama 5 tahun ke depan dalam pemeritahan Prabowo-Gibran.
Sementara itu, besaran gaji dan tunjangan bagi utusan khusus presiden diatur dalam Peraturan Presiden (PP) No 137 Tahun 2024. Aturan itu ditandatangani oleh Presiden RI ke-7 Jokowi pada 18 Oktober 2024, dua hari sebelum lengser dari jabatannya sebagai presiden.
Dalam aturan tersebut, gaji utusan khusus presiden disamakan dengan gaji menteri. Besaran gaji menteri diatur dalam PP No 60 Tahun 2000. Dari aturan itu, menteri berhak mendapat gaji pokok sebesar Rp5,05 juta per bulan. Selain gaji pokok, menteri juga mendapat berbagai tunjangan.
Besaran tunjangan menteri yang diterima Gus Miftah sebagai utusan khusus presiden tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) No 86 Tahun 2001. Dari aturan itu, besaran tunjangan pejabat negara atau pejabat lain yang disetarakan menteri sebesar Rp13.608.000 per bulan.
Dengan demikian utusan khusus presiden seperti Gus Miftah berhak mendapat gaji dan tunjangan sebesar Rp18.648.000 atau sekitar Rp18,6 juta per bulan. Selain itu menteri dan utusan khusus presiden juga akan mendapat tunjangan tambahan seperti tunjangan anak/istri, fasilitas kesehatan dan kendaraan dinas.
Gus Miftah Minta Maaf
Tak lama setelah viral, Gus Miftah membuat video permintaan maaf karena telah mengolok-olok penjual es di depan publik. Video singkat aksinya yang arogan itu memang membuat Gus Miftah mendapat banyak kecaman dari berbagai pihak.
Baca Juga: Gus Miftah Kuliah di Mana? Riwayat Pendidikannya Dikuliti Usai Viral Olok-olok Penjual Es Teh
Nama Miftah bahkan hingga saat ini masih masuk jajaran trending media sosial X (Twitter). Partai Gerindra pun turut mendesak Gus Miftah untuk segera minta maaf pada pedagang es yang bersangkutan.
Gus Miftah pun membuat video permintaan maaf setelah mendapat banyak kecaman. Pendakwah pemilik nama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman ini mengakui kekhilafannya dan mengatakan suka bercanda.
Dalam video, dia mengaku berencana untuk minta maaf secara langsung pada penjual es yang diolok-oloknya di depan publik. Selain itu Gus Miftah mengatakan kasus ini membuatnya segera introspeksi diri dan akan lebih hati-hati lagi dalam berbicara di depan publik.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Gus Miftah Kuliah di Mana? Riwayat Pendidikannya Dikuliti Usai Viral Olok-olok Penjual Es Teh
-
IKAPPI Kecam Gus Miftah: Ucapan Kasar Kontraproduktif dengan Tugas
-
Hina Penjual Es Teh, Gus Miftah Dikritik Pedas Joko Anwar: Indonesia Miskin Keteladanan!
-
Gus Miftah Datangi Rumah Pak Sunhaji Penjual Es Teh, Adabnya Disorot Lagi: Apal Guyon Abah?
-
Pemimpin Ponpes Gus Yusuf Chudlori Anggap Wajar Perilaku Gus Miftah ke Penjual Es Teh Keliling
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur