Suara.com - Penjual es teh bernama Sunhaji tengah viral dan menjadi trending di media sosial. Penyebabnya, Sunhaji diolok-olok oleh Utusan Khusus Presiden Miftah Maulana dalam acara dakwah di Magelang, Jawa Tengah.
Aksi Gus Miftah itu langsung panen kecaman dari banyak kalangan. Apalagi, sosok Miftah Maulana dianggap sebagai pemuka agama. Namun yang terjadi, ia malah mengolok-olok Sunhaji dengan kata-kata kasar.
Peristiwa bermula saat Miftah melihat Sunhaji bekerja menjajakan es teh di tengah acara kajian. Ia tiba-tiba melontarkan kata "goblok" untuk Sunhaji. Ironinya, sejumlah tamu yang duduk di samping Miftah ikut tertawa terbahak-bahak.
Ejekan itu langsung memicu kemarahan publik. Warganet mengecam Miftah habis-habisan karena ucapannya yang merendahkan dan mempermalukan Sunhaji di depan umum.
Sejak kejadian itu, banyak orang yang mencoba mencari Sunhaji. Mereka berniat memberikan bantuan kepada sang pedagang es teh.
Beberapa pihak berhasil menemui Sunhaji secara langsung. Dari pertemuan itu, mereka turut mendapatkan informasi terkait kehidupan dan pekerjaan Sunhaji sebelum menjadi penjual es teh.
Sosok Sunhaji ternyata menyimpan kisah pilu di balik perjuangannya menjual minuman dingin. Lalu, seperti apa kisah pilu tersebut? Simak inilah selengkapnya.
Kisah pilu Sunhaji sebelum jadi penjual es teh
Akun X @/sandaljepitanbareng sempat mengunggah momen ketika beberapa anggota mereka mencoba menemui Sunhaji di rumahnya di Magelang, Jawa Tengah. Dalam pertemuan tersebut, Sunhaji ternyata bercerita soal kisahnya.
Baca Juga: Profil Ustadz Muhammad Fakhrurrazi Anshar: Janji Umrohkan Sunhaji yang Diolok-olok Miftah Maulana
Sebelum menjadi penjual es teh, Sunhaji ternyata pernah bekerja di sebuah perusahaan pemotongan kayu. Namun, ia terkena musibah patah tulang di bagian tangannya.
Kondisi itu membuat Sunhaji harus berhenti dari pekerjaannya sebagai pemotong kayu. Alhasil, Sunhaji berjuang mencari pekerjaan baru. Sayang, cidera patah tulang yang dialami membuatnya kesulitan mendapatkan kerja.
Meski demikian, ia tidak menyerah. Pada akhirnya Sunhaji memutuskan untuk bekerja sebagai penjual es teh.
Perjuangan Sunhaji mencari nafkah tidak mudah. Pasalnya, ia harus menjadi tulang punggung dengan menghidupi istri dan dua anaknya. Kedua anak Sunhaji sendiri masih duduk di bangku SD dan SMP.
Ia juga masih menumpang di rumah mertuanya karena kesulitan ekonomi. Penghasilannya sebagai penjual es teh pun tidak menentu. Ia bahkan pernah hanya mendapat Rp10 ribu per hari.
Kisah pilu ini pun dibagikan oleh akun @sandaljepitanbareng dan dikomentari oleh banyak pihak. Sunhaji pun terlihat terharu menerima bantuan dari para donatur.
Berita Terkait
-
Profil Ustadz Muhammad Fakhrurrazi Anshar: Janji Umrohkan Sunhaji yang Diolok-olok Miftah Maulana
-
Netizen Kompak Kritik Gus Miftah, Sosiolog: Masyarakat Sedang Merasakan Ketidakadilan yang Sama
-
Biaya Ponpes API Al Huda Milik Usman Ali, Sosok Viral Usai Tertawakan Pedagang Es Teh
-
Gaji Gus Miftah Sebagai Utusan Khusus Presiden Disorot Usai Ejek Pedagang Es Teh
-
Curhatan Admin Gerindra usai Gus Miftah Hina Penjual Es Teh: Capek, Ada Aja yang Merusak...
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
Terkini
-
Siapa Saja Kru Masinis Argo Bromo? Ungkap Masalah Sinyal Usai Kecelakaan Tabrak KRL
-
Selamat Tinggal Gas Melon, Bahlil Siapkan Alternatif Pengganti LPG
-
Urutan Skincare Wardah Malam untuk Cegah Penuaan Usia 30 Tahun ke Atas
-
3 Krim Mengandung Calendula untuk Atasi Kemerahan dan Cegah Penuaan, Mulai Rp30 Ribuan
-
10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini
-
Bukan di Depan atau Belakang, Ini Bagian Gerbong Kereta yang Paling 'Aman' Jika Terjadi Kecelakaan
-
Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?
-
4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket
-
Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi, Bisakah Orang Biasa Undang Presiden ke Pernikahan?
-
Mengenal Istilah Black Cat Energy dalam Dinamika Percintaan Modern, Beda dengan Cuek