Suara.com - Seorang pria yang mengaku adik Miftah Maulana mengungkapkan asal-usul sang pemilik pondok pesantren Ora Aji. Pria tersebut bernama Takjim yang berasal dari Lampung.
"Nama Miftakhul Khoiron, panggilannya Takjim. Iya kebetulan (adiknya Gus Miftah) Alhamdulillah kalau masih diakui," kata Takjim dalam video yang belakangan viral di internet.
Takjim mengungkapkan bahwa keluarganya dari kalangan menengah ke bawah, bahkan cenderung susah.
"Iya memang sangat sederhana mas, memang anaknya orang nggak mampu, gak punya, ibaratnya mau makan saja susah," kata pria berpeci itu.
Tak sampai di situ, Takjim juga mengungkapkan bahwa ayahnya merupakan seorang petani.
"Bapak tani di sawah, mamak dagang di pasar," kata Takjim.
Kendati begitu, orang tuanya menyekolahkan Miftah Maulana ke sebuah pondok pesantren yang dimiliki kerabatnya.
"Tapi Gus Miftah dari lulus SD itu dipondokkan di tempat adiknya bapak, di Jayasakti, Lampung Tengah. Pondok pesantren Bustanul Ulum," kata adik Miftah Maulana tersebut.
Ia melanjutkan, sang kakak melanjutkan pendidikan tsanawiyah (setara SMP) dan aliyah (setara SMA) di pondok pesantren tersebut.
Baca Juga: Diduga Karakter Asli Gus Miftah Sebelum Terkenal Terkuak, Disebut Suka 'Mengemis'
"Dia orangnya pendiam, nggak terlalu banyak omong," kata bungsu dari lima bersaudara tersebut.
Pernyataan dari pria yang mengaku adik Miftah Maulana ini berbeda jauh dari penjelasan nasab yang pernah disebutkan sang 'Gus'.
Dalam sebuah momen ceramah, Miftah Maulana pernah menyebut asal-usul dirinya yang dikatakan berasal dari seorang kiai ndeso.
"Miftah Maulana Habiburrohman, punya bapak kiai ndeso namanya Muhammad Murod, punya bapak Muhammad Boniran, punya bapak kiai Muhammad Usman, punya bapak kiai Jalal Iman, punya bapak Kiai Karyonawi, punya ibu namanya Nyai Madarun, punya bapak kiai Yas, punya bapak namanya Muhammad Besari," kata Miftah Maulana dalam sebuah pengajian.
Ia menegaskan garis buyutnya berasal dari seorang kiai di Ponorogo, seperti yang selama ini tertera di banyak biodata tentang Miftah Maulana.
"Jadi saya urutan ke-9 dari Mbah Muhammad Besari, makamnya di Tegalsari Ponorogo," tegasnya.
Berita Terkait
-
Tak Terima, Begini Reaksi Anak Yati Pesek usai Sang Ibu Direndahkan Gus Miftah
-
Diduga Karakter Asli Gus Miftah Sebelum Terkenal Terkuak, Disebut Suka 'Mengemis'
-
Sindiran Menohok Ustaz Derry Sulaiman Buat Gus Miftah Seorang Wali: Dia Wali Murid Anaknya dan Wali Nikah Putrinya!
-
Beredar Pamflet Aliansi Santri Jalanan Tolak Miftah Maulana Mundur dari Utusan Khusus Presiden
-
Detik-detik Sunhaji Penjual Es Teh Nangis Memohon ke Prabowo usai Didatangi Gus Miftah
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Cara Menggunakan Vitamin C yang Tepat, Efektif Memudarkan Flek Hitam
-
5 Rekomendasi Bedak Dingin Bayi yang Nyaman
-
7 Rekomendasi Parfum Wanita Tahan Lama Branded, Cocok Buat Segala Acara
-
4 Zodiak Paling Beruntung 26 Maret 2026 Karier Cancer dan Libra Meningkat
-
5 Rekomendasi Sunscreen yang Tidak Perih di Mata dengan Formula Terbaik
-
5 Tips Meredakan Nyeri Asam Lambung Usai Kebanyakan Makan Opor
-
10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
-
Profil Mayjen TNI Bosco Haryo Yunanto Kandidat Kuat Kepala BAIS TNI
-
Cara Daftar KIP Kuliah Jalur SNBT 2026, Simak Jadwal dan Syaratnya
-
Tak Sekadar Berbagi, Ini Upaya Agar Kegiatan Sosial Punya Dampak Berkelanjutan