Suara.com - Clara Shinta dituding menjadi penyebar pertama video ceramah Miftah Maulana alias Gus Miftah saat mengolok-olok penjual es teh. Selebriti mualaf ini terancam dijatuhkan citranya.
Adalah pendakwah Kiai Syarif Rahmat yang mencari-cari sosok pertama penyebar video Gus Miftah.
"Cari siapa pembuat, pengedit video pertama. Telusuri sampai ketemu siapa yang memesan ini," ujar Kyai Syarif pada video yang beredar di media sosial.
Selain Kiai Syarif Rahmat, netizen yang berada di pihak Miftah Maulana pun turut mengecam Clara Shinta.
"Jika dalam waktu 1X24 jam saudari Clara Shinta belum juga muncul dan memberi keterangan yang jelas, maka kami akan memberi serangan cyber berupa opini dan narasi buruk tentang diri Anda," tulis akun X @lanangetakat.
Tudingan ini diarahkan kepada Clara Shinta lantaran publik melihat unggahan instagramnya pada Selasa (3/12/2024).
Clara Shinta membuat video yang menunjukkan dirinya sedang melakukan panggilan video (video call) dengan Sunhaji. Saat itu, ia menanyakan bagaimana perasaan sang penjual es usai dihina Miftah.
Sunhaji justru memberikan reaksi berbeda dengan apa yang selama ini publik ketahui. Ia kerap menunjukkan bahwa ucapan Miftah seperti bukan masalah. Namun, saat ditanya Clara Shinta, ia mengaku sakit hati dan sedih.
“Ya sakitlah (diolok-olok), sedih, niat mencari nafkah buat anak istri kok malah digituin, ya sedih bu, gimana lagi jadi,” ucap Sunhaji.
Baca Juga: Prabu Brawijaya Cuma Cerita Legenda di Babad, Klaim Nasab Gus Miftah Lalu Berasal dari Mana?
Pengunggah Pertama Video Gus Miftah Sebenarnya
Sebelum Clara Shinta, sebenarnya ada pengunggah video pertama ceramah Miftah Maulana tersebut. Diketahui, ceramah itu terjadi di Magelang, Jawa Tengah pada tanggal 20 November 2024.
Akun Youtube PCNU Kabupaten Magelang kemudian mengunggah acara ceramah berdurasi nyaris tiga jam itu sekitar tanggal 29 November 2024.
Namun, video full version yang sudah ditonton 31 ribu kali ini kemudian di-take down atau diturunkan usai viralnya polemik Miftah Maulana dan penjual es teh.
Ternyata tak hanya akun PCNU Kabupaten Magelang saja yang mengunggahnya. Akun resmi Youtube Gus Yusuf Channel malah lebih dulu turut menyiarkan acara sholawat itu secara streaming.
Video berjudul Magelang Bersholawat Bersama Gus Miftah, Gus Yusuf Ch | Habib Zaidan Bin Yahya itu diunggah berdurasi 2 jam 49 menit.
"Magelang Bersholawat Bersama Gus Miftah Habiburrohman, Gus Yusuf Chudlori | Habib Zaidan Bin Yahya. Rabu 20 November 2024, Disiarkan langsung dari Lapangan Drh. Soepardi Kota Mungkid, Kab Magelang," demikian isi deskripsi unggahan video Youtube tersebut.
Berita Terkait
-
Namanya Terseret, Silsilah Ningrat AHY Disandingkan dengan Gus Miftah: Bedanya 10 Level!
-
Gus Miftah Ngaku Keturunan ke-18 Prabu Brawijaya, Muncul Silsilah Keluarga SBY dari Trah Majapahit: Saudaraan?
-
Prabu Brawijaya Cuma Cerita Legenda di Babad, Klaim Nasab Gus Miftah Lalu Berasal dari Mana?
-
Ustaz Adi Hidayat Bantah Gantikan Gus Miftah Jadi Utusan Khusus Presiden: Ada yang Lebih Pantas
-
Clara Shinta Diancam Usai Dituding Jadi Penyebar Video Gus Miftah: Akan Kami Serang...
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional