Suara.com - Tak hanya meminta maaf, pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman juga memberangkatkan umrah Sunhaji, penjual es teh yang diolok-olok olehnya. Bahkan bukan hanya Sunhaji, istri dan anak-anaknya pun turut diberangkatkan oleh Gus Miftah ke Tanah Suci.
Hal inilah yang terlihat di unggahan Instagram Jhon LBF pada Rabu (11/12/2024). Rupanya Sunhaji dan keluarga sudah sampai di Tanah Suci sejak tanggal 9 Desember 2024.
"Pak Sunhaji bersama istri dan anak-anaknya sampai Tanah Suci tanggal 09-12-2024 waktu 01.15 WIB - Masya Allah Tabarakallah, diberangkatkan oleh @gusmiftah," tulis Jhon di kolom caption.
Tampak Sunhaji dan keluarganya berdiri bersama di kawasan Masjidil Haram. Sunhaji tampak mengenakan busana Muslim berwarna biru dan celana hitam, sementara istri dan anak-anaknya memakai gamis putih panjang lengkap dengan hijab hitam.
Selain itu, syal berwarna biru bertuliskan SIMPLY terlihat dipakai di leher yang ternyata merujuk pada vendor tour and travel yang membantu memberangkatkan Sunhaji dan keluarga ke Mekkah.
Dilihat di akun Instagram resmi tour and travel-nya, Miftah tampaknya memberangkatkan Sunhaji dan keluarga dengan paket Easy. Paket ini menyediakan layanan umrah selama 9 hari dengan pemberangkatan tanggal 9 Desember 2024.
Terdapat beberapa pilihan harga untuk Paket Easy, seperti rincian berikut:
- Rp33,4 juta per orang untuk paket sekamar berempat.
- Rp34,4 juta per orang untuk paket sekamar bertiga.
- Rp36 juta per orang untuk paket sekamar berdua.
Harga paket ini sudah all in alias mencakup semua aspek, termasuk menginap di hotel bintang 4 di Mekkah (Ajyad Makareem) dan Madinah (Al Ritz). Untuk mobilitasnya mencakup tiket pesawat pulang pergi dengan beberapa pilihan maskapai, seperti Saudia Airlines / Qatar Airways / Oman Air.
Selain itu, jemaah juga bisa menaiki bus eksekutif dan/atau kereta cepat Haramain High Speed Railway di Tanah Suci. Jemaah juga akan didampingi tour leader profesional serta mendapatkan beberapa perlengkapan, seperti air zamzam 5 liter, asuransi, visa, sampai koper.
Berita Terkait
-
Merasa Gemas, Santri dan Asisten Bongkar Perlakuan Gus Miftah ke Pedagang Kecil yang Tak Terekam
-
Ngaku Masih Punya Garis Keturunan, Gus Miftah Kena Nyinyir: Akhirnya Terjawab Penyebab Runtuhnya Kerajaan Majapahit..
-
Netizen Curiga Gegara Clara Shinta 'Anak Abah', Dituding Jadi Penyebar Video Gus Miftah hingga Diancam Serangan Cyber
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita
-
7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget
-
Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri
-
65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?
-
Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat
-
Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan
-
5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural
-
Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet
-
Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan