Suara.com - Kasus penganiayaan koas RS Fatimah Palembang yang menyeret nama mahasiswa kedokteran Universitas Sriwijaya, Lady Aurellia Pramesti terus menjadi perbincangan di media sosial.
Netizen pun meminta pihak kampus, menetapkan hukuman yang setimpal atas perbuatan ibu dan sopirnya yang membuat koas bernama Luthfi babak belur dan menjalani perawatan di rumah sakit.
Disebutkan, atas perbuatan premanismenya, Lady Aurellia Pramesti sebenarnya telah dikeluarkam oleh pihak kampus alias DO (drop out). Namun, akun X @joe_pride88 mengatakan pihaknya melakukan banding atas keputusan tersebut.
Hingga kini, Lady Aurellia Pramesti hanya dijatuhkan hukuman skorsing selama tiga bulan dari kampusnya, akibat kasus penganiayaan rekan ketua stasenya.
"Di DO, Lady Aurellia ajukan banding lalu di skors 3 bulan. "Si cewe dokter Koas yg jadi dalang pemukulan thd Ketua dokter koas akhirnya cuma diberi sanksi skorsing 3 bulan"," tulis akun tersebut seperti yang Suara.com kutip Minggu (15/12/2024).
Tentu, hal tersebut sangatlah disayangkan oleh sejumlah pihak. Bahkan tak sedikit yang menyindir mengenai berubahnya keputusan tersebut.
Mereka menduga jika Lady Aurellia Pramesti yang memiliki ayah seorang pejabat PUPR di Kalimantan Barat ini memiliki bekingan.
"Enaknya hidup di Indonesia, kau punya uang kau bisa atur segala nya etika akhlak dan sopan santun nomor sekian sekian," ujar @tsa***.
"Beneran? @unsri Kalo iya, transfer aja ke jurusan seni musik biar dia bisa nginep sekalian di venue, Model beginian dilulusin kedokteran, Dia gaada mental pengabdian sama sekali, mau mencetak "oknum" dokter masa depan?," kata @noo***.
Baca Juga: Tompi Ikut Sentil Lady Aurellia Dalang Kasus Penganiayaan Dokter Koas di Palembang: Mending...
"banding ukt aja ditolak, kok banding dari do ke 3 bulan di acc ya wkwkw kenceng kah duitnya?," tambah @dar***.
"Takut banget gk sih dia kalo jadi dokter terus ngobatin pasien yang ada jadinya malpraktek ihhh gk bisa bayangin, untung aja ketahuan kelakuannya jdi nanti kalo dia beneran jdi dokter pas baca namanya gk milih dia buat konsul," ungkap @vin****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
5 Obat Penumbuh Rambut Terbaik di Apotek, Solusi Rontok dan Botak
-
4 Serum Pencerah Lokal BPOM untuk Kulit Kusam agar Wajah Terlihat Lebih Glowing
-
Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026? Ini Panduan Lengkap dan Bacaan Niatnya
-
5 Sepatu Lari Hoka dengan Bantalan Super Empuk untuk Daily Run hingga Long Run
-
Visual Storytelling, Tren Baru Suarakan Pentingnya Jaga Alam dan Satwa Liar
-
Bedak Padat Hanasui Agar Natural Pakai Shade Berapa? Ini 5 Pilihan yang Bisa Disesuaikan
-
4 Pore Filler Primer untuk Menyamarkan Pori-Pori agar Makeup Tampak Lebih Mulus
-
Alasan Mengapa Banyak Orang Selalu Menantikan Arigato Indonesia Setiap Tahun
-
7 Barang Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui yang Bisa Ditaruh di Rumah
-
6 Rekomendasi Bedak Dingin BPOM, Mulai Rp7.500 Wajah Mulus dan Cerah Alami