Dalam sebuah wawancara di acara 'Meet the Press' NBC, Trump mengatakan bahwa dia 'benar-benar' berencana untuk menghentikan kewarganegaraan berdasarkan kelahiran setelah menjabat.
"Kita akan mengakhirinya karena ini konyol," katanya.
Trump dan para penentang kewarganegaraan berdasarkan kelahiran lainnya berpendapat bahwa hal ini menciptakan insentif bagi orang untuk datang ke AS secara ilegal atau mengambil bagian dalam 'wisata kelahiran'. Hal ini terjadi ketika perempuan hamil memasuki AS secara khusus untuk melahirkan sehingga anak-anak mereka dapat memperoleh kewarganegaraan sebelum kembali ke negara asal mereka.
Namun dalam wawancaranya, Trump tidak menjelaskan dengan jelas bagaimana dia bermaksud mengakhiri kewarganegaraan berdasarkan kelahiran. Ketika ditanya bagaimana dia dapat menyiasati Amandemen ke-14 dengan tindakan eksekutif, Trump memberikan penjelasan.
"Baiklah, kita harus mengubahnya. Kita mungkin harus kembali ke rakyat. Namun kita harus mengakhirinya," katanya.
Ketika ditanya lebih lanjut apakah akan menggunakan perintah eksekutif, Trump memberikan respon tegas. "Jika kita bisa, melalui tindakan eksekutif," ucapnya.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Sumber Kekayaan Nikita Willy yang Melahirkan Pakai Metode Water Birth di Amerika
-
Gak Boleh Sembarangan, Ini Syarat Aman Lakukan Water Birth seperti Nikita Willy
-
Perawatan Wajah ala Nikita Willy, Pantas Bisa Tetap Glowing Saat Lahirkan Anak Kedua
-
Trump Beri Peringatan Keras kepada Hamas: Jika Sandera Tidak Dibebaskan, Kekacauan Akan Terjadi!
-
Hakim Tolak Permintaan Donald Trump untuk Batalkan Vonis Pemalsuan Dokumen
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Desil Tak Sesuai Fakta, Ini Cara Pembaruan Data DTKS Offline dan Online
-
2 ABK WNI Selamat dari Serangan Drone di Selat Bab Al-Mandeb Alami Luka-luka
-
Iran Tahan Pembukaan Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Tembus 88 Dolar AS
-
Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu
-
3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam