Suara.com - Depresi adalah gangguan suasana hati yang umum terjadi dan hal itu memengaruhi sekitar 8,3 persen populasi dunia. Meskipun banyak orang cenderung mencari kenyamanan dari makanan olahan atau tinggi gula, ahli gizi justru menyarankan pendekatan yang lebih sehat.
Makanan untuk mengatasi depresi yang kaya akan nutrisi bisa menjadi solusi alami untuk meringankan gejala depresi, bahkan jika digunakan bersama pengobatan medis yang tepat.
Menurut ahli diet terdaftar Bree Philips, sekitar 90 persen serotonin senyawa kimia yang memengaruhi suasana hati—diproduksi di dalam usus, sehingga kesehatan usus sangat berperan dalam mengatasi masalah depresi.
Penelitian menunjukkan bahwa makanan yang baik untuk depresi dapat membantu menyeimbangkan mikrobioma usus dan memperbaiki kesehatan mental secara keseluruhan.
Berikut adalah 9 jenis makanan yang dapat membantu mengatasi depresi, dikutip dari Antara.
1. Ikan Salmon
Ikan salmon kaya akan vitamin D, yang berperan penting dalam mengatur suasana hati. Penurunan kadar vitamin D dapat memperburuk gejala depresi, sehingga menambah asupan ikan air tawar seperti salmon dan trout sangat bermanfaat.
2. Kacang-kacangan
Kacang mede dan kacang almond mengandung asam lemak omega-3, yang telah terbukti mendukung kesehatan mental jangka panjang. Nutrisi ini membantu mengurangi gejala depresi dan kecemasan.
3. Kacang Arab
Kacang arab dan makanan berserat tinggi lainnya berfungsi meningkatkan kesehatan usus, yang berhubungan erat dengan kesehatan emosional. Mengonsumsi kacang arab secara rutin dapat memperbaiki suasana hati dan mengurangi stres.
4. Kimchi
Makanan fermentasi seperti kimchi sangat baik untuk kesehatan usus. Kimchi membantu meningkatkan mikrobioma usus yang sehat, yang pada gilirannya dapat memperbaiki kondisi mental seseorang.
5. Biji Rami
Biji rami mengandung antioksidan dan omega-3 yang berfungsi mendukung kesehatan fisik dan mental. Menambahkan biji rami ke dalam makanan sehari-hari, seperti yoghurt atau bakso, dapat memberi manfaat besar untuk tubuh.
Berita Terkait
-
8 Makanan Sehat yang Efektif Turunkan Berat Badan
-
Makan Mentah Belum Tentu Lebih Sehat, Kata Dokter Gizi
-
Benarkah Pil Kontrasepsi Pengaruhi Suasana Hati hingga Picu Depresi Wanita? Ini Hasil Penelitian Terbaru!
-
Cara Lawan Depresi Masa Tua, Banyak Makan Buah?
-
5 Tips Belanja Bahan Makanan Sehat dan Bergizi Tanpa Harus Mahal
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?