Dia juga menambah wawasan melalui berbagai pendidikan spesialistik di institusi bergengsi, seperti APCSS Asia Pasifik Centre for Security Studies di Hawaii dan Chevening Executive Programme for Democracy and Security di Universitas Birmingham.
Karier Connie yang gemilang juga tercatat dalam kiprahnya sebagai peneliti senior di NSS Institute of National Security Studies Tel Aviv, Israel.
Dari berbagai pengalamannya tersebut, tidak mengherankan jika pandangan dan pemikirannya kerap menjadi referensi bagi pengambil kebijakan di berbagai lembaga pemerintah, termasuk Komisi 1 DPR, Kemenkopolhukam, Kemhan, hingga Badan Intelijen Negara (BIN).
Tidak hanya aktif di dalam negeri, Connie juga sering diundang sebagai pembicara dalam pertemuan internasional, seperti di National Defense University (NDU) di Washington D.C., The Delhi Dialogue Meetings, dan Milsatcom International Meetings di Inggris.
Dalam perjalanan kariernya, Connie juga dikenal sebagai salah satu dari 22 orang yang terpilih sebagai Future Leaders oleh Massachusetts Institute of Technology (MIT) Batch 3. Ia bahkan dipercaya menduduki posisi penting, seperti Board of Trustee dan Presiden di Indonesia Institute For Maritime Studies (IIMS) serta Dewan Pembina di National Air Space and Power Centre of Indonesia (NAPSCI).
Karier Connie semakin cemerlang dengan peranannya sebagai Dewan Pengawas Industri Pertahanan Swasta Nasional. Selain kesibukannya di dunia pertahanan, Connie juga dikenal sebagai penulis buku berjudul “Aku adalah Peluru”, yang memperlihatkan sisi lain dari dirinya sebagai seorang intelektual dan pengamat.
Berita Terkait
-
Akademisi: Pemerintah Harus Jelaskan ke Publik Aktor Utama-Sutradara Kasus Andrie Yunus
-
Sentil BGN Borong Motor Listrik, Hasto PDI-P: Belajarlah dari Gojek, Jangan Hamburkan Anggaran
-
Lebaran di Markas PDIP: Megawati Jamu Dubes Palestina hingga Rusia, Ini yang Jadi Bahasan
-
Hasto Ungkap Isi Pertemuan 2 Jam Prabowo-Megawati di Istana
-
Dasco Bukber Bareng Aktivis Senior, Serap Aspirasi Hariman Siregar hingga Connie Rahakundini
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
5 Sepatu Recovery Run Lokal Sekelas Asics Superblast 2, Mulai Rp300 Ribuan
-
Berapa Biaya Melewati Selat Hormuz? Ini Update Negara yang Boleh Lewat
-
4 Zodiak yang Paling Bersinar 10 April 2026, Siap-siap Banjir Keberuntungan!
-
6 Shio Paling Beruntung Hari Ini 10 April 2026, Rezeki Mengalir Deras
-
Industri Mobil Listrik VKTR Punya Siapa? Bikin Pabrik Baru di Magelang
-
7 Sepatu Running Lokal Model Stylish Bisa Buat Nongkrong, Harga Mulai Rp100 Ribuan
-
Dicelup Saus Lumer, Alasan Ayam Goreng Krispi Ini Jadi Street Food Favorit
-
Selat Malaka Ada di Mana? 'Jantung' Ekonomi Dunia Tak Kalah Penting Dibanding Selat Hormuz
-
3 Zodiak yang Hidupnya Akan Lebih Mudah Setelah 9 April 2026
-
3 Rekomendasi Sandal Recovery Ortuseight, Nyaman Dipakai usai Olahraga dan Aktivitas Seharian