Suara.com - Kabar PPN atau pajak pertambahan nilai yang tidak jadi naik, masih mendapatkan keraguan di tengah masyarakat. Padahal, lewat Instagramnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa hal tersebut dibatalkan.
Dia menegaskan seluruh barang dan jasa yang selama ini tidak dikenai PPN akan tetap bebas dari pajak tersebut. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2022.
Lalu barang dan jasa yang selama ini dikenakan PPN 11 persen juga tidak akan mengalami perubahan atau kenaikan menjadi 12 persen.
"PPN tidak naik...!," tulis Sri Mulyani singkat melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa (31/12/2024).
Namun di media sosial, sejumlah netizen memperlihatkan bukti di lapangan bagaimana mereka mendapatkan banyak pengumuman dari perusahaan barang/jasa soal perubahan kenaikan PPN dari 11% ke 12%.
Bahkan beberapa di antaranya sudah mengalami kenaikan 12% saat mereka membeli barang yang tidak termasuk barang mewah di e-commerce. Hal ini pun menimbulkan banyak tanda tanya di media sosial.
Untuk menjawab hal tersebut, seorang netizen pun mengungkap fakta menarik. Pasalnya, karyawan di bidang finance memang sudah mengatur PPN naik menjadi 12% mulai 1 Januari 2025.
Sehingga beberapa perusahaan terlanjur menyebarkan pengumuman perubahan tersebut melalui sistem. Karena PPN tidak jadi naik, mungkin saat ini, kata dia pegawai finance harus kembali repot mengubahnya kembali di awal tahun.
"Orang finance se-Indonesia harus ngantor tanggal 1 januari karena PPN di sistem terlanjur diset 12%," ujar akun X @azvinhutama yang ikut dikeluhkan oleh yang lainnya.
"Purchasing cancel, blast email info ke vedor, & renew PO, finance buru2 proses tagihan 11%, lalu bersinergi dengan IT untuk verifikasi harga ppn 12%, testing, & last step operate system. LALU ADA INFO PPN GA SEMUANYA NAIK KE 12%, COK," ucap @hal****.
"Demi apapun, kemarin tgl 31 di kantor yg kerja kolab antara finance & Purchasing sampe lembur buat PO soalnya kamis udh ppn 12%, trs juga udh set price buat purchase di 2025," tambah @mel****.
"2025 baru beberapa jam udh susah menahan diri ga ngomong anjggg wkwkwk mencla mencle bgt kelakuan, emang bikin repot siapa yg dah terlanjur koar2 sebar quotation ke penjuru dunia," ucap @tar****.
Berita Terkait
-
Suami Cuma Dihukum 6 Tahun Penjara, Video Lawas Sandra Dewi Asyik Minum Kena Nyinyir Netizen: Mukanya Terbuat dari Apa?
-
Kantongi Investasi Starlink Hingga Nvidia, Netizen Elus Dada Bandingkan Nasib Indonesia dan Vietnam: Boleh Iri Gak Sih?
-
Rieke Diah Pitaloka Terima Kasih kepada Sri Mulyani, Unggahan PPN Tidak Jadi Naik Tuai Pro Kontra
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Promo Superindo Terbaru 24 Maret: Susu, Frozen Food, dan Aneka Isi Kulkas Diskon hingga 35 Persen
-
5 Minuman untuk Menurunkan Kolesterol Secara Alami Setelah Lebaran
-
4 Zodiak Paling Berkilau dan Banjir Rezeki di 24 Maret 2026
-
Terpopuler: 7 Promo Sepatu Adidas Murah hingga Tinted Sunscreen Terbaik
-
Ramalan Shio Hari Ini 24 Maret 2026: Babi hingga Ayam Dihujani Keberuntungan
-
8 Makanan yang Menurunkan Kolesterol dengan Mudah usai Lebaran
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?