Jurnalis OCCRP memang terkenal berani mengekspos berbagai kejahatan level internasional.
Salah satu skandal yang diekspos oleh OCCRP adalah Panama Papers, yakni kasus keberadaan dokumen rahasia yang dijadikan senjata bagi berbagai pengusaha hingga politisi untuk kabur dari pajak.
Nobatkan tokoh terkorup sejak 2012
OCCRP juga terkenal dengan penobatan 'Tokoh Terkorup' yang ternyata telah ada sejak 2012.
Pemenang Tokoh Terkorup 2012 tak lain adalah Ilham Aliyev, Presiden Azerbaijan.
Dapat respons keras dari pemerintah Rusia
Aksi besar OCCRP lainnya yakni menobatkan Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai Tokoh Terkorup 2014.
Tindakan tersebut membuat OCCRP masuk ke dalam daftar "organisasi yang tidak diinginkan" di Rusia 8 tahun setelah penobatan Putin.
Sandingkan Jokowi dengan Bashar al-Assad
Baca Juga: Beda Pendidikan 6 Tokoh Terkorup 2024 Versi OCCRP, Termasuk Jokowi
OCCRP kembali melakukan nominasi Tokoh Terkorup di 2024.
Beberapa tokoh politik dunia yang dipandang terlibat dalam tindakan korup dan jahat akhirnya masuk ke dalam daftar nominasi. Sosok Jokowi bahkan ikut masuk ke dalam daftar tersebut.
Jokowi kini bebas dari predikat Tokoh Terkorup 2024 lantaran dimenangkan oleh Presiden Suriah nonaktif Bashar al-Assad.
Para juri yang nobatkan Jokowi
Jokowi dinobatkan menjadi nominasi Tokoh Terkorup 2024 bukan oleh orang-orang sembarangan.
Adapun penobatan Tokoh Terkorup versi OCCRP diawasi oleh dewan juri, salah satunya adalah Paul Radu.
Selain Radu, ada juga pakar isu korupsi dunia, Susan Hawley dan juga wartawan senior Ghana, Anas Aremeyaw Anas.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Beda Pendidikan 6 Tokoh Terkorup 2024 Versi OCCRP, Termasuk Jokowi
-
Rocky Gerung Sebut untuk Membuktikan dugaan Korupsi Jokowi Tidak Diperlukan Peralatan Hukum, karena Sudah Dirusak
-
Ragam Gaya Iriana Tampil Bertabur Berlian, Namanya Disentil Connie Bakrie Saat Bahas Dokumen Hasto PDIP
-
Said Didu Tak Kaget Jokowi Finalis Tokoh Terkorup Dunia, Bahas 5 Kluster Korupsi
-
Nama Jokowi Masuk Daftar Tokoh Terkorup Versi OCCRP, KPK Tunggu Pihak yang Punya Bukti Melapor
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan