Suara.com - Ustaz Felix Siauw memberikan pendapat mengenai sosok Ustaz Adi Hidayat (UAH). Di mata Felix, UAH adalah pendakwah yang berada di level tinggi.
Menurut Felix Siauw, keilmuan Ustaz Adi Hidayat yang mendalam membuat dirinya seperti tidak ada apa-apanya.
“Dengan usia yang sama, kita merasa kayak nggak ada apa-apanya. Bagiku itu orang merepotkan, karena standarnya jadi terlalu tinggi,” kata Felix Siauw di Youtube YNTV.
Biasanya Felix mengaku selalu bisa mengejar ilmu pendakwah yang seusia dengannya. Namun untuk sosok UAH, Felix menyerah.
“Sebelum Ustaz Adi Hidayat muncul, itu dunia dakwah baik-baik saja, 38 tahun ya nggak jauh beda. Begitu Ustaz Adi Hidayat datang, itu kita jadi berpikir, ‘Wah merepotkan ini’,” ucapnya.
Pendidikan Ustaz Adi Hidayat
Ustaz Adi Hidayat merupakan salah satu pendakwah yang populer. Kajian-kajiannya sering menjadi referensi dalam memahami agama Islam.
Salah satu kehebatan Ustaz Adi Hidayat adalah hafalannya terhadap Alquran dan hadis. Ia bisa mengingat halaman dan letak ayat yang dikutip saat berdakwah.
Adi Hidayat lahir di Pandeglang, Banten, pada 11 September 1984, dari pasangan Warso Supena dan Hj. Rafiah Akhyar. Ayahnya adalah seorang kiai Nadhlatul Ulama (NU) di Pandeglang.
Baca Juga: Rekam Jejak Rieke Diah Pitaloka Disorot Pasca Kritik Kebijakan PPN 12 Persen
Pendidikan formal Adi Hidayat diawali di TK Pertiwi Pandeglang tahun 1989, lulus sebagai siswa terbaik. Dia lalu sekolah di SDN Karaton 3 Pandeglang hingga kelas III dan beralih ke SDN III Pandeglang di jenjang kelas IV hingga VI.
Semasa SD, Adi Hidayat juga mendapat predikat siswa terbaik, hingga dimasukan dalam kelas unggulan yang menghimpun seluruh siswa terbaik tingkat dasar di Kabupaten Pandeglang.
Dalam program ini, Adi Hidayat menjadi siswa teladan dengan peringkat pertama. Saat SD, Adi Hidayat juga menempuh pendidikan di Madarasah Salafiyyah Sanusiyyah Pandeglang.
Pagi sekolah umum, siang hingga sore sekolah agama. Di madrasah ini, beliau juga menjadi siswa berprestasi dan didaulat sebagai penceramah cilik dalam setiap sesi wisuda santri.
Pada 1997, Ustadz Adi Hidayat melanjutkan pendidikan Madrasah Tsanawiyah hingga Aliyah (setingkat sekolah menengah) di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Arqam Muhammadiyah Garut.
Ponpes ini memadukan pendidikan agama dan umum secara proporsional dan telah mencetak banyak alumni yang berkiprah di tingkat nasional dan internasional.
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Rieke Diah Pitaloka Disorot Pasca Kritik Kebijakan PPN 12 Persen
-
Beda Pendidikan 6 Tokoh Terkorup 2024 Versi OCCRP, Termasuk Jokowi
-
Puasa Rajab Amalan Bid'ah atau Tidak? Berikut Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
-
Blak-blakan Felix Siauw Akui Tak Suka Ustaz Adi Hidayat: Merepotkan Ini Orang...
-
Jejak Pendidikan Natalius Pigai: Menteri HAM yang Pamer Punya 3 Pacar Saat Pidato
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung