Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengimbau agar pengenalan terhadap dunia pasar modal seperti saham dan Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah diperkenalkan sejak dini kepada generasi muda Indonesia. Hal ini diharapkan Sri Mulyani bisa menjadi fondasi yang cukup bagi anak muda agar memahami serta membangun penguatan literasi pasar modal di Indonesia.
“Dulu waktu saya masih jadi mahasiswa sudah diajarkan tentang Bursa Efek Indonesia, diajarkan soal pemahaman jual beli saham. Sekarang seharusnya sudah mulai diajarkan bukan di tingkat mahasiswa lagi, bahkan bisa dari tingkat sekolah dasar supaya mereka familiar dengan Bursa Efek,” ungkap mantan Direktur Bank Dunia ini di Gedung Bursa Efek Indonesia, pada Kamis (02/01/2024) kemarin.
Tak hanya memberikan pemahaman tentang Bursa Efek, Sri Mulyani juga berharap para siswa-siswi bisa memahami cara jual beli saham dan prosesnya. "Kita juga ajarkan bagaimana cara penyampaiannya dan bagaimana mereka merasa terbiasa dengan transaksi (saham),” pungkas Sri Mulyani.
Imbauan Sri Mulyani ini pun menuai banyak pro dan kontra di masyarakat. Tak sedikit dari warganet ikut merespons pernyataan Sri Mulyani. "Anak SD itu diajarin adab dulu bu baru ilmu," tulis salah seorang warganet.
"Bukannya saham itu sama dengan judi buk?" komentar warganet lain.
Sebagai negara dengan mayoritas masyarakat beragama Islam, jual-beli saham ini masih kerap menjadi perdebatan di masyarakat. Lalu, bagaimana sebenarnya hukum jual beli saham dalam Islam? Simak inilah selengkapnya.
Hukum Jual Beli Saham dalam Islam
Dalam akidah agama Islam, peraturan soal pengelolaan uang termasuk pendapatan dari berbagai sumber memiliki hukumnya masing-masing. Jual beli saham sendiri kerap dikaitkan sebagai salah satu cara pengelolaan uang dengan melibatkan pihak ketiga. Namun, pada dasarnya pengelolaan uang ini secara garis besar bisa kita lakukan dengan cara menanam saham namun tanpa riba.
Peraturan Majelis Ulama Indonesia No: 40/DSNMUI/X/2003 yang mengatur tentang pasar modal syariah, aktivitas jual beli saham atau trading saham diperbolehkan dilakukan jika saham yang diperdagangkan tidak terkait dengan perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman haram, perjudian, atau jasa-jasa yang merugikan.
Tak hanya itu, proses transaksi jual beli saham harus memenuhi ketentuan akad syariah. Umat Muslim di Indonesia pun dianjurkan untuk menanam saham yang terdaftar dalam Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dengan basis jual beli saham syariah.
Baca Juga: Jejak Digital PPN 12 Persen Terbukti Naik, Publik: Percaya Pemerintah Setara Menyembah Berhala
Salah satu syarat dalam akad saham syariah adalah memastikan bahwa investasi yang dilakukan melalui saham memang benar adanya dan tidak ada manipulasi seperti judi.
Saham yang ditanam di perusahaan ini juga dipastikan tidak bergerak di bidang-bidang yang melanggar akidah Islam, seperti tempat perjudian, perusahaan jasa yang erat dengan zina, ataupun perbankan yang erat dengan riba.
Jenis saham yang dipilih juga harus diperhatikan dan harus terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar menghindari penyalahgunaan saham para investor. Terlebih lagi, banyak kasus penipuan saham yang berbasis syariah namun ternyata terjadi transaksi riba di dalamnya sehingga hal tersebut harus dihindari karena riba diharamkan dalam agama.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Siapa Nanik S Deyang? Ini Profil Pengganti Kepala BGN yang Dicopot Presiden
-
Pelajaran dari Jose Ramos-Horta: Rekonsiliasi Lebih Kuat daripada Balas Dendam
-
Apa Zodiak Paling Imut? Ternyata Ini Jawaban dan Alasannya!
-
3 Sabun Cuci Muka yang Lolos Penilaian Dokter, Bantu Bersihkan Wajah Tanpa Bikin Ketarik
-
Sunscreen yang Bagus itu Merk Apa? Ini 5 Pilihan 'Holy Grail' Menurut Review
-
Kekayaan Ruben Onsu yang Setop Nafkahi Sarwendah selama 6 Bulan
-
4 Trik Feng Shui Sederhana di Kamar Tidur yang Bisa Lancarkan Rezeki dan Karier
-
4 Sunscreen SPF Tinggi yang Direkomendasikan Dokter untuk Cuaca Panas Menyengat
-
Apakah Air Mawar Bisa Bikin Wajah Glowing? Ini 4 Produk Mulai Rp8 Ribuan yang Ramai Diburu
-
Sendalu Permaculture, Jembatan Warga Urban Menuju Hidup yang Lebih Sadar