Salah satunya yakni Dinar Candy yang mengambil nama panggungnya dari 'candy' yang berarti permen dalam bahasa Inggris.
Dinar Candy tak sendiri sebab ada tokoh dangdut lain seperti Caca Lollipop dan Nirma Chocolate.
Dari Atribut Marga Asing hingga Benda-Benda Alam
Tak sedikit pula penyanyi dangdut yang menyelipkan atribut-atribut tertentu di belakang namanya agar semakin dikenal. Dalam tesis tersebut disebutkan bahwa nama-nama panggung penyanyi dangdut di Indonesia diambil dari karakter ciri fisik, tempat penyanyi berkiprah, kekhasan saat di atas panggung, ciri-ciri geografis, benda buatan manusia, marga asing, pemanfaatan unsur tertentu, minuman dan makanan, hewan, kata ungkapan, benda-benda langit, warna, nama buah, kata sapaan, status, kedudukan, serta profesi, ekspresi kedaerahan, dan aktivitas. Misalnya:
Benda Buatan: Erni Permata, Lia Ratu Bacan, Rimba Mustika, Ratna Koin, Erika Pacul, Dina Sabun Colek.
Marga Asing: Amela Hilton, Rizka Gomez, Arman Syekh, Vicky Shu, Wulan Wang, hingga Joana Lee.
Unsur Artis yang Sudah Ada: Alinda Keys, Beniqno Aquino, Eddy Law, Neng Oshin, Dedy Romeo, Dian Marshanda, Queen Aurel, Anna Kristina, Qiqi Bukan Fatmala.
Tokoh Cerita: Pepi Arimbi, Larissa Kentring, Ratu Bidadari, Agung Hercules, Ayu Dewi Fortuna, Ika Aurora, Mela Barbie.
Makanan dan Minuman: Caca Lolipop, Dinar Candy, Nirina Chocolate, Risna Mochi, Lia Cappucino, Maya Soda.
Baca Juga: Sisi Gelap Gilga Scream: Dangdut Metal Ternyata Bikin Trauma Penyanyinya
Nama Hewan: Dewi Sanca, Selvi Kitty, Melani Anggora, Dewi Alap-Alap, Rita Ratu Tawon, Devita Cetol.
Ungkapan: Bonita Ahay, Risma Aw Aw, Amanda Cuzz, Winda Horee, Ita Ulala.
Benda Langit: Adelia Putri Bintang, Yessy Bintang, Lesty Kejora, ACW Star, Yoga Pluto, Camel Petir.
Bunyi-bunyian: Devie Takdut, Opic Dung Dung, Ayu Ting Ting, Ikif Cedut Cedut, Veline Cha.
Beberapa variabel atribut nama lain seperti judul lagu, fisik, tempat, acara televisi hingga warna pun turut dipakai para penyanyi dangdut sebagai identitas mereka.
Pemilihan nama Ayu Ting Ting dinilai berakar dari seksisme
Sayangnya beberapa pihak yang turut membaca tesis tersebut menambahkan analisis mereka bahwa para penyanyi dangdut memilih nama panggung mereka dilatarbelakangi oleh seksisme.
"Bukan sekadar menunjukkan ada penyanyi namanya "Hesty Klepek-Klepek," tesis ini juga membuktikan kalau industri musik kita sangat seksis, meskipun belakangan mulai berbenah," balas seorang warganet yang membaca tesis tersebut.
Adapun nama Ayu Ting Ting turut diangkat dalam tesis tersebut dan didapati bahwa namanya diambil dari tiruan sebuah bunyi.
Namun, ada yang berpendapat berbeda bahwa nama 'Ting Ting' sebenarnya diambil dari istilah 'ting-ting' yang berarti seorang perjaka atau perawan.
"Faktanya, Ayu Ting-ting itu dinamakan Ting-ting bukan karena bunyi-bunyian. Produsernya ngasih nama Ting-ting karena ada lagu single dia yang berjudul Ting-ting dan Ayu waktu itu masih gadis SMP," tulis seorang warganet memaparkan hasil analisis yang ia dapat.
Warganet yang sama juga menjelaskan bahwa Ayu Ting Ting dahulu hendak diberi nama panggung 'Ayu Debita' yang diambil dari jargon 'Depok Betawi Asli.'
"Awal mulanya, justru Ayu mau dikasih nama Ayu Debita: Depok Betawi Asli," lanjut warganet itu.
Kontributor : Armand Ilham
Tag
Berita Terkait
-
Kisah Cinta Dedi Mulyadi yang Tolak Mobil Dinas: Cerai 2 Kali, Diminta Nikahi Ayu Ting Ting
-
Dedi Mulyadi Diminta Nikahi Ayu Ting Ting, Kini Disorot karena Tolak Kendaraan Dinas
-
Sisi Gelap Gilga Scream: Dangdut Metal Ternyata Bikin Trauma Penyanyinya
-
Disentil Oknum Fans Fuji, Balasan Rina Nose Berkelas Diduga Singgung Artis Instan
-
Makam Nenek Ayu Ting Ting Dipindahkan, Umi Kalsum Tutup Kolom Komentar
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul