Suara.com - Di antara sederet kontroversinya, Nagita Slavina terancam di-cancel warganet karena diduga mengonsumsi makanan yang mengandung babi. Padahal beberapa waktu lalu Nagita baru menunaikan ibadah haji untuk yang kedua kali bersama keluarga.
Selain sibuk memperdebatkan apakah Nagita sengaja mengonsumsi makanan mengandung bahan haram, warganet juga mempertanyakan bagaimana caranya bersuci atau membersihkan tubuh setelah memakan makanan haram seperti babi dengan sengaja?
Hal ini pernah dijelaskan oleh Ustaz Khalid Basalamah di video YouTube Tauhid Squad. “Tidak pernah saya temukan dalil yang mengatakan membersihkan badan kalau pernah makan babi, atau pernah minum khamr,” jawabnya, seperti dikutip pada Sabtu (18/1/2025).
Menurut Ustaz Khalid Basalamah, yang ada hanyalah dalil untuk membersihkan bekas jilatan anjing yang termasuk najis berat. “Ada hadits-nya, kalau (dijilat) di luar dicuci dengan debu 7 kali, dengan air sekali. Kata ulama masuk hewan-hewan yang diharamkan seperti babi dan seterusnya,” ungkapnya.
Lalu bagaimana jika seorang Muslim terlanjur memakan makanan haram?
“Kalau pernah makan dagingnya, maka bertaubat kepada Allah saja, taubat nasuha, karena tidak ada hadits khusus yang menjelaskan makanan minuman, Allahualam. Yang saya tahu taubat nasuha saja insya Allah,” jelas Ustaz Khalid Basalamah.
Ustaz Khalid Basalamah juga mengingatkan, tetap akan ada konsekuensi untuk seorang Muslim yang memakan makanan haram. Dalam hal ini maksudnya adalah pembersihan.
“Kalau ada hukumannya, semua perbuatan dosa ada konsekuensi pembersihan teman-teman. Karena dosa itu seperti segelas racun, kita tahu atau tidak tahu itu racun, itu tetap berbahaya untuk kita. Sengaja atau tidak sengaja, kecil atau besar, tetap ada pembersihan. Jadi bukan mustahil dengan orang makan babi,” bebernya.
“Mungkin suatu waktu sakit perut, mules, buang-buang air 3 hari, itu pembersihan. Pasti ada hukumannya, tidak ada yang tidak ada hukumannya. Makanya jangan mudah-mudah membuka pintu dosa,” tandasnya menambahkan.
Baca Juga: Berkaca dari Kasus Nagita Slavina, Apakah Dosa Makan Babi Lebih Besar dari Korupsi?
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek
-
Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari
-
Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah
-
Di Balik Narasi 'Kecerdasan Bukan dari Sekolah': Mengingatkan Kembali Tanggung Jawab Negara
-
Khofifah Ajak Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Kobarkan Semangat Kemerdekaan Menuju Indonesia Emas
-
Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Mensesneg Minta Masyarakat Tak Lakukan Aktivitas yang Picu Kebakaran
-
Kabel Listrik Bermasalah, Ratusan Jaecoo J7 Kena Recall
-
Obesitas Picu Risiko Diabetes, Terapi Tirzepatide Hadir dengan Pendekatan yang Lebih Personal
-
Menhut Raja Antoni Ungkap Dukungan Prabowo untuk Percepatan Restorasi Ekosistem
-
Siang Jual Bendera, Malam Jualan Sari Laut: Cerita Pedagang Musiman Menjemput Rezeki Kemerdekaan