6. Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan dari LPDP
7. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler
8. Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online
9. Menulis Personal Statement (tidak tersedia format khusus)
10. Menulis komitmen untuk kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca menyelesaikan studi
11. Menulis Proposal Penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktor.
Beasiswa Parsial LPDP
Perlu dipahami bahwa, beasiswa parsial juga termasuk salah satu dari jenis-jenis beasiswa LPDP. Berbeda dengan beasiswa fully funded atau beasiswa penuh yang semua kebutuhan biaya hidup dan pendidikan akan ditanggung oleh pihak pemberi beasiswa.Beasiswa parsial mempunyai sistem, pendanaan diberikan sebagian ataupun separuhnya.
Nantinya, pemberi beasiswa tidak akan mengcover semua kebutuhan pendidikan. Bisa jadi hanya akan diberikan pendanaan pendidikan tanpa biaya bantuan biaya hidup. Kemungkinan lain bisa diberikan bantuan potongan biaya pendidikan atau diberi bantuan dalam bentuk shortcourse dan lainnya. Kesimpulannya, sistem beasiswa parsial hanya akan memberikan sebagian kebutuhan yang dicover oleh pemberi beasiswa.
Bagi Anda yang ingin menjadi penerima beasiswa parsial LPDP, berikut syaratnya:
Baca Juga: Ini Syarat Kampus Poltekip dan Poltekim Tangerang, Lulus Langsung Jadi PNS?
1. WNI
2 . Lulus dari program S1 (Sarjan) untuk siap lanjut ke jenjang S2 dan S3
3. Lulus S2 yang lanjut S3 (Doktoral) wajib memenuhi kebutuhan, mempunyai LoA dan memenuhi kriteria dari program beasiswa S3
4. Bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri harus menyertakan
• Hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK
• Bukti screenshot permintaan penyetaraan ijazah dan konversi IPK
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
9 Susu untuk Tulang Kuat Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Tetap Aktif dan Sehat
-
5 Rekomendasi Peeling Gel untuk Memudarkan Flek Hitam di Usia 40-an, Wajah Glowing Bebas Noda
-
Apa Warna Lipstik yang Elegan untuk Usia 50-an? Ini Pilihan agar Tampilan Makin Berkelas
-
6 Shio yang Mendapat Keberuntungan dan Kemakmuran pada 15 Januari 2026
-
5 Krim Malam Anti Aging Mulai Rp30 Ribuan, Ampuh Hilangkan Flek Hitam
-
Sabun Cuci Muka Apa yang Bisa Membersihkan Sekaligus Anti-Aging? Ini 6 Pilihannya
-
Beda Cushion dan Two Way Cake, Mana yang Cocok untuk Kamu? Ini 6 Pilihan Terbaiknya
-
6 Alasan Budaya Patriarki Bikin Predator Child Grooming Leluasa, Diungkap Psikolog Anak
-
Viral Pesepeda Nekat Hadang Barisan Pemotor di Jalur Sepeda Sudirman, Sikap Petugas Bikin Salfok!
-
Moisturizer Apa yang Bisa Mengencangkan Kulit? Ini 5 Rekomendasi Terbaiknya