Suara.com - Artis yang juga anggota DPR RI, Uya Kuya, sedang jadi perbincangan publik. Semua gara-gara video viral yang memperlihatkan dirinya dan keluarga membuat konten di depan rumah korban kebakaran di Los Angeles, Amerika Serikat.
Dalam video tersebut, Uya Kuya sempat ditegur oleh pemilik rumah karena dianggap kurang empati terhadap para korban.
Siapa Uya Kuya?
Surya Utama atau yang lebih dikenal dengan Uya Kuya, adalah sosok multitalenta yang kini menjabat sebagai Anggota DPR RI. Jauh sebelum terjun ke dunia politik, Uya telah meniti karier di dunia hiburan Indonesia sebagai presenter, penyanyi, rapper, aktor, hingga anggota grup vokal Tofu Reunion.
Pria kelahiran Bandung, 4 April 1975 itu merupakan putra pasangan Nararya Sutrasna dan Yuanita. Uya menikahi Astrid Khairunisha pada 17 Mei 2003 dan dikaruniai dua anak, yakni Cinta Rahmania Putri Khairunisha dan Sydney Agusto Putra Utama.
Karier Uya dimulai dari dunia radio. Ia merintis namanya sebagai penyiar usai mengikuti Festival Tenda Mangkal Prambors. Kemudian, Uya juga mendirikan grup vokal akapela bernama MT Voices pada 1999 saat ia masih menjadi mahasiswa Ilmu Politik di Universitas Indonesia.
Langkah Uya kemudian merambah ke layar kaca. Pada 2003, ia bermain dalam film "Cinta 24 Karat" bersama nama-nama besar seperti Ivan Gunawan dan Indra Bekti.
Selain itu, Uya juga dikenal sebagai produser, pencipta lagu, dan pembawa acara televisi populer, seperti Playboy Kabel dan Ketok Pintu.
Tak berhenti di dunia pertelevisian, Uya Kuya kini merambah ke platform digital melalui kanal YouTube miliknya. Di sana, ia terus menunjukkan kreativitasnya dengan berbagai konten yang menarik perhatian publik.
Klarifikasi Uya Kuya
Uya menjelaskan bahwa tujuan pembuatan video di depan rumah korban kebakaran di Los Angeles untuk memberikan informasi kepada masyarakat, khususnya di Indonesia, mengenai situasi terkini di lokasi kebakaran tersebut.
Ia membantah bahwa video tersebut dibuat untuk kepentingan pribadi atau ditayangkan di media sosialnya seperti YouTube dan TikTok.
"Kami hanya ingin memberikan informasi kepada beberapa orang Indonesia, termasuk wartawan Indonesia, yang meminta gambar atau video kondisi di sana," jelas Uya Kuya saat dihubungi wartawan pada Sabtu (18/1/2025).
Uya Kuya menegaskan bahwa video itu tidak diunggah di platform media sosial miliknya. Selain itu, Uya mengatakan bahwa tujuan lainnya adalah untuk meluruskan berbagai informasi hoaks yang beredar mengenai kebakaran di Los Angeles, termasuk foto-foto palsu yang dihasilkan teknologi AI.
"Soal kebakaran ini kan banyak foto-foto palsu atau yang dihasilkan AI. Jadi sebenarnya kami hanya membantu memberikan gambaran situasi kepada teman-teman yang memintanya," ujar Uya.
Berita Terkait
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Difitnah Punya Ratusan Dapur MBG, Uya Kuya Heran Banyak Orang Berpendidikan Percaya
-
Dituduh Monopoli 750 Proyek Dapur MBG, Uya Kuya Akhirnya Bongkar Fakta Sebenarnya
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman
-
Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games
-
URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill
-
Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan