Suara.com - Sebentar lagi perayaan Imlek akan tiba. Pernah engga kamu penasaran dan bertanya-tanya, kenapa ya Imlek selalu identik dengan warna merah? Nah bagi yang ingin tahu, ini alasan Imlek identik warna merah.
Seperti diketahui, Imlek merupakan momen perayaan pergantian tahun baru China. Adapun tahun ini Imlek bertepatan dengan tanggal 27 Januari 2025. Berdasarkan SKB 3 Menteri, Imlek masuk dalam daftar hari libur nasional dan cuti bersama.
Pada momen Imlek, biasanya kamu akan melihat ada banyak warna merah mulai dari baju, angpo, lampu, sepatu, dan lainnya. Nah bagi yang penasaran, simak berikut ini alasan Imlek identik warna merah yang dirangkum dari berbagai sumber.
Alasan Imlek Identik Warna Merah
Warna merah pada perayaan Imlek ini ini bukanya hanya sekedar untuk keindahan, tapi warna merah pada momen perayaan Imlek memiliki makna yang mendalam khusunya dalam budaya Tionghoa.
Adapun warna merah pada momen Imlek memiliki makna atau melambangkan keberuntungan, perlindungan, dan kegembiraan. Selain warna merah, ada juga warna emas yang melambangkan kesuksesan dan kemakmuran.
Asal usul penggunaan warna merah pada perayaan Imlek sebenarnya berasal legenda makhluk jahat yang dikenal dengan nama Nian. Nian ini dikisahkan takut dengan suara keras, cahaya terang, dan warna merah.
Untuk mengusir makhluk jahat tersebut, masyarakat berinisiatif untuk menggunakan kain berwarna merah, suara keras dengan petasan dan cahaya terang dengan lampion. Namun seiring waktu berjalan, hal ini kemudian menjadi tradisi dan budaya Tionghoa.
Sampai saat ini, penggunaan warna merah, lampion, dan petasan pun kental akan nuansa Imlek. Hal ini melambangkan keberanian untuk melawan energi jahat atau negatif dan menyambut tahun yang baru dengan penuh semangat.
Selain warna merah, Imlek juga identik dengan warna emas. Adapun warna emas ini menggambarkan kemewahan serta stabilitas. Dalam tradisi Tionghoa, emas ini dianggap sebagai lambang keberuntungan dan kekayaan.
Baca Juga: Pantangan Malam Imlek, Yang Boleh Dan Tak Boleh Dilakukan Agar Tak Sial
Pada momen Imlek, warna emas pun kerap dikombinasikan dengan warna merah, misalnya pada lampion, amplop angpao, baju maupun hiasan rumah. Hal ini dilakukan guna memperkuat doa harapan akan melimpahnya rezeki di tahun baru.
Kombinasi emas dan merah juga memberikan kesan yang hangat dan meriah pada momen pergantian tahun. Itulah mengapa, dekorasi warna emas dan merah sering dijumpai dimana-mana pada saat momen Imlek.
Sampai saat ini, Imlek pun jadi identik dengan warna merah dan emas. Kombinasi warna ini menjadi tradisi pada perayaan Imlek. Selain sebagai lambang kesejahteraan dan keberuntungan, warna ini juga pengingat tentang pentingnya menjaga warisan budaya.
Demikian penjelasan mengenai alasan Imlek identik warna merah dan emas yang menarik untuk diketahui. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca dan selamat Imlek bagi yang merayakan!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
Terkini
-
Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?
-
4 Sepatu Under Armour Terbaik untuk Lari hingga Ngegym, Mulai Rp500 Ribuan
-
Memahami Sesar Naik Flores, Busur Raksasa di Balik Gempa 7,7 Hari Ini
-
UPH Festival 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Cara Menghadapi Dunia dengan Ilmu, Integritas, dan Tujuan
-
KPK Dalami Pemberian dan Pengembalian Uang Pemkab Kuansing untuk Kemenhut
-
Gempa NTT: Alat Berat, Helikopter hingga Logistik Cadangan Lewotobi Dikerahkan
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
Kenapa Pakai Cushion Malah Beruntusan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
-
Mobil Terlaris Toyota 2026 Januari hingga Juli, MPV Masih Jadi Raja