Suara.com - Kiai ternama Gus Baha mengisi ceramah di acara tabligh akbar di Masjid Istiqlal, Jakarta, dalam rangka peringatan Isra Miraj 1446 Hijriah.
Seperti biasa dalam ceramahnya kali ini, Gus Baha menggojlok atau mencandai sejumlah tokoh yang hadir di acara tersebut.
Beberapa tokoh yang digojlok Gus Baha seperti Menteri Agama Nasaruddin Umar, Ketua MPR Ahmad Muzani dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.
"Saya ini termasuk kiai yang susah diundang. Ini termasuk Pak MPR ga boleh undang saya, Pak Nusron apalagi ga boleh," ujar Gus Baha dikutip dari Youtube Nabawi TV.
Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an LP3IA di Rembang, Jawa Tengah, ini lalu menyentil sosok Nusron Wahid, yang merupakan sama-sama dari NU.
"Itu kalau di kampung, (Nusron) sama saya hormat, kalau di sini kok kaya menteri, menteri betul tapi. Lha wong gurunya dia itu teman saya, tanya kalau tidak percaya. Makanya kalau sama saya beliau cium tangan," ujar Gus Baha.
"Saya sebetulnya ga siap, dicium tangan oleh menteri itu, ga siap saya. apalagi dihormati Pak Nasar ga siap saya nanti dikira minta haji malah repot," lanjut Gus Baha.
Gus Baha lalu bercanda dengan mengatakan bahwa dirinya sempat berbisik-bisik dengan Nasaruddin Umar membahas ilmu tasawuf bukan meminta jatah haji
"Saya ini tadi bisik-bisik urusannya ilmu tasawuf ga ada urusannya sama haji. kenapa beliau suka ilmu tasawuf, saya kan sering lihat beliau ceramah di tivi. Katanya obat Gus, obat. Orang kalau belajar tasawuf kepenak," papar Gus Baha.
Berita Terkait
-
Usai Menteri ATR Pecat Anak Buah, Legislator Demokrat Desak Dalang di Balik Skandal Pagar Laut Diproses Hukum
-
263 Sertifikat Tanah di Pagar Laut Tangerang Diperiksa, 50 Diantaranya Dibatalkan
-
Nusron Wahid Akui Ada Anak Buahnya Terlibat Skandal Pagar Laut Bekasi: Murni Ulah Oknum
-
Daftar 8 Pejabat dan Pegawai Kantor Pertanahan Tangerang Disanksi Berat Buntut HGB Pagar Laut, 6 Dicopot!
-
Resmi! Nusron Wahid Pecat 6 Pegawai BPN Buntut Skandal Pagar Laut Tangerang
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur