Suara.com - Fesyen 2025 diduga bakal diramaikan dengan gaya old money. Mode ini merujuk pada bergaya layaknya orang kaya dari lahir, yang tak pamer namun tampak berkelas.
Gaya old money menekankan kesan bersahaja, anggun, dan timeless. Melansir dari Samissura, gaya old money dikaitkan dengan gaya perempuan kelas atas yang mewarisi kekayaan, menekankan kualitas daripada kuantitas, dan komitmen terhadap tata krama, serta keanggunan.
5 Tips Gaya Old Money
1. Klasik
Perempuan old money cenderung menggunakan pakaian klasik yang tidak akan pernah ketinggalan zaman. Misalnya blazer, kemeja berkancing putih bersih, dan gaun hitam.
Pakaian klasik yang tak lekang oleh waktu ini serbaguna dan dapat dikenakan untuk acara formal atau kasual.
2. Warna Netral
Old money cenderung memilih warna netral seperti hitam, putih, krem, dan biru tua. Warna-warna ini bersahaja dan sangat cocok untuk dipadupadankan. Ditambah lagi, warna netral selalu bisa dipadukan dengan apa saja.
3. Barang Investasi
Perempuan dari kalangan old money mengenakan barang yang bisa menjadi investasi jangka panjang. Misal tas dari desainer, sepasang sepatu mewah atau mantel yang bisa digunakan dalam jangka panjang.
Baca Juga: Mengenal Old Money Style: Gaya Busana Widiyanti Putri, Menteri Berharta Rp5 T yang Jadi Sorotan
4. Aksesori
Old money lebih menekankan kualitas ketimbang kuantitas aksesori, misal seuntai mutiara sederhana, anting berlian, atau syal sutra. Dalam hal aksesori, pilih gaya klasik daripada gaya yang sedang tren.
5. Percaya Diri
Elemen terpenting dalam berpakaian seperti old mone adalah kepercayaan diri. Saat Anda merasa nyaman dengan pakaian Anda, itu akan terlihat, dan itulah yang benar-benar membuat Anda tampak elegan dan berkelas.
Berpakaian seperti old money, yang terpenting adalah menekankan gaya klasik, warna netral, kain berkualitas, dan berinvestasi pada beberapa item. Item fesyen yang kental dengan gaya old money antara lain seperti setelan jas, blazer, kemeja berkualitas tinggi, kemeja, celana dan rok klasik, gaun, hingga sepatu baik hak tinggi atau rendah.
Berita Terkait
-
Inikah Motor Retro Kawasaki yang Bakal Hadir di IIMS 2025 Februari Mendatang?
-
Sejarah Gaya Rambut Setengah Botak di China, Pernah Wajib dan Nyawa Melayang Bila Melawan!
-
Tips Berperilaku ala Old Money, Jangan sampai Dicap OKB seperti Ledekan Pandji ke Deddy Corbuzier!
-
Berkaca dari Kehidupan Menteri Berharta Rp5 T Widiyanti Putri, Begini Beda Old Money vs New Money
-
Mengenal Old Money Style: Gaya Busana Widiyanti Putri, Menteri Berharta Rp5 T yang Jadi Sorotan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
5 Minuman untuk Menurunkan Kolesterol Secara Alami Setelah Lebaran
-
4 Zodiak Paling Berkilau dan Banjir Rezeki di 24 Maret 2026
-
Terpopuler: 7 Promo Sepatu Adidas Murah hingga Tinted Sunscreen Terbaik
-
Ramalan Shio Hari Ini 24 Maret 2026: Babi hingga Ayam Dihujani Keberuntungan
-
8 Makanan yang Menurunkan Kolesterol dengan Mudah usai Lebaran
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran