Suara.com - Dalam Seleksi Nasional Berbasis Prestasi atau SNBP 2025, terdapat beberapa mata pelajaran pendukung yang menjadi komponen penting penilaian. Secara resmi hal ini diatur dengan regulasi baku. Namun untuk gambaran, berikut daftar mata pelajaran pendukung SNBP yang bisa disampaikan.
Daftar ini kemudian akan bersifat umum, sebab akan dilampirkan pula tautan file PDF yang mengandung data lengkap terkait mata pelajaran pendukung terkait. Regulasi yang menjadi dasarnya adalah Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI Nomor 345/M/2022.
Daftar Mata Pelajaran Pendukung SNBP
Rumpun studi yang ada di perguruan tinggi dapat dikategorikan menjadi empat jenis berbeda. Pertama, rumpun ilmu humaniora, kemudian rumpun ilmu sosial, rumpun ilmu alam, dan rumpun ilmu terapan.
Masing-masing mata pelajaran pendukungnya adalah sebagai berikut.
1. Rumpun Ilmu Humaniora
- Seni: seni budaya
- Sejarah: sejarah
- Linguistik: bahasa Indonesia dan/atau bahasa Inggris
- Susastra atau sastra: bahasa Indonesia dan/atau bahasa asing yang relevan
- Filsafat: sosiologi
2. Rumpun Ilmu Sosial
- Sosial: sosiologi
- Ekonomi: ekonomi dan/atau matematika
- Pertahanan: pendidikan Pancasila
- Psikologi: sosiologi dan/atau matematika
3. Rumpun Ilmu Alam
- Kimia: kimia
- Kebumian: fisika dan/atau matematika tingkat lanjut
- Kelautan: biologi
- Biologi: biologi
- Fisika: fisika
- Biofisika: fisika
- Astronomi: fisika dan/atau matematika tingkat lanjut
- Komputer: matematika tingkat lanjut
- Logika: matematika tingkat lanjut
- Matematika: matematika tingkat lanjut
4. Rumpun Ilmu Terapan
- Ilmu dan sains pertanian: biologi
- Peternakan: biologi
- Perikanan: biologi
- Arsitektur: matematika dan/atau fisika
- Perencanaan Wilayah: ekonomi dan/atau matematika
- Desain: seni budaya dan/atau matematika
- Akuntansi: ekonomi
- Manajemen: ekonomi
- Logistik: ekonomi
- Administrasi Bisnis: ekonomi
- Bisnis: ekonomi
- Komunikasi: Sosiologi
- Pendidikan: paling banyak 1 mata pelajaran pendukung yang relevan dengan program studi kependidikannya
- Teknik atau rekayasa: fisika/kimia dan/atau matematika tingkat lanjut/matematika dari kelompok peminatan MIPA
- Lingkungan: biologi
- Kehutanan: biologi
- Kedokteran: biologi dan/atau kimia
- Kedokteran Gigi: biologi dan/atau kimia
- Veteriner: biologi dan/atau kimia
- Gizi: biologi dan/atau kimia
Kesehatan Masyarakat: biologi - Kebidanan: biologi
- Keperawatan: biologi
- Kesehatan: biologi
- Informasi: matematika tingkat lanjut
- Hukum: sosiologi dan/atau pendidikan Pancasila
- Ilmu Militer: sosiologi
- Urusan publik: sosiologi
- Keolahragaan: PJOK dan/atau biologi
- Pariwisata: ekonomi
Transportasi: matematika tingkat lanjut - Bioteknologi, Bio Kewirausahaan, Bioinformatika: biologi dan/atau matematika
- Geografi, geografi lingkungan, sains informasi geografi: Geografi dan/atau matematika
- Informatika Medis/Informatika Kesehatan: biologi dan/atau matematika tingkat lanjut
- Konservasi Biologi, Konservasi Hewan Liar, Konservasi Hewan Liar dan Hutan, Konservasi Hutan, Konservasi Sumber Daya Alam: biologi
- Teknologi Pangan, Teknologi Hasil Pertanian/Peternakan/Perikanan: kimia dan/atau biologi
Sains Data: matematika tingkat lanjut - Sains Perkopian: biologi
- Studi humanitas: Sosiologi
Link PDF Resmi dari Kemdikbud
Untuk tautan resmi yang dapat diakses sendiri ada pada https://jdih.kemdikbud.go.id/sjdih/siperpu/dokumen/salinan/salinan_20220907_170713_Kepmen%20345M2022%20Mapel%20Pendukung%20Prodi%20FIX.pdf. Pada tautan tersebut tersedia daftar lengkap yang dapat digunakan sebagai acuan SNBP kali ini.
Terkait dengan standar nilai sendiri juga akan menyesuaikan pada masing-masing kampus dan jurusan yang dipilih.
Itu tadi sekilas penjelasan tentang mata pelajaran pendukung SNBP yang bisa disampaikan, semoga berguna!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Baca Juga: Mau Masuk UI Lewat SNBP? Cek 15 Jurusan Sepi Peminat Ini!
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Fakta Sidang Isbat: Kenapa Idul Adha Bisa Kompak tapi Idul Fitri Beda Hari?
-
Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
-
Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Lipstik Wardah Shade Berapa? Ini 5 Pilihan yang Bagus
-
7 Fakta Film Pesta Babi, Dokumenter Investigasi Konflik Agraria di Tanah Papua
-
Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei Besok Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri
-
9 Amalan di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah yang Bisa Dilakukan Wanita Haid
-
10 Pintu Rezeki Itu Apa Saja? Ini Jawabannya Menurut Islam
-
Perbedaan Lip Mask dan Lip Scrub, Kapan Harus Pakai untuk Jaga Bibir Tetap Sehat?
-
Siapa Cypri Dale? Sosok Penting di Balik Film Pesta Babi Selain Dandhy Laksono
-
Bolehkah Dandan saat Lahiran? Ini Produk yang Aman Dipakai Menurut Dokter Kandungan