Suara.com - Melepas masa lajangnya, Shenina Cinnamon tampaknya memikirkan secara detil busana yang akan ia kenakan untuk rangkaian hari spesialnya. Termasuk soal wedding robe alias jubah pernikahan.
Istri Angga Yunanda itu memulai babak baru dalam hidupnya dengan pesona yang memukau dalam wedding robe rancangan Hian Tjen.
Dengan sentuhan minimalis yang anggun, gaun ini tidak hanya mencerminkan keindahan visual, tetapi juga mengandung makna mendalam tentang ketenangan dan keabadian cinta.
Dijelaskan sang desainer di akun Instagramnya, wedding robe yang dikenakan Shenina mengusung konsep "effortless minimalism", menonjolkan keanggunan dalam kesederhanaan.
"Semua serba putih, minimalis, namun memukau, dengan tali spaghetti di bagian dalam yang dihiasi detail renda di garis leher berbentuk hati dan bagian bawah rok tepat di atas paha," tulis Hian Tjen.
Berwarna putih bersih, robe ini terdiri dari gaun dalam dengan spaghetti strap yang dihiasi renda halus pada bagian neckline berbentuk sweetheart dan sepanjang tepi rok yang jatuh lembut di atas paha.
Lapisan luar berupa robe satin dengan bordiran di bagian tepinya, memberikan sentuhan romantis dan timeless. Hian Tjen, desainer ternama Indonesia, memang terkenal dengan karya-karya yang menonjolkan kehalusan detail dan estetika modern.
Pada desain ini, ia berhasil menciptakan busana yang tidak hanya tampak indah, tetapi juga memberikan kenyamanan dan kepercayaan diri bagi sang pengantin.
Makna di Balik Wedding Robe
Baca Juga: Pesan Haru Orang Tua Shenina Cinnamon Setelah Putrinya Dinikahi Angga Yunanda
Pilihan warna putih bukan sekadar simbol kesucian pernikahan, tetapi juga merepresentasikan kesederhanaan, kedamaian, dan ketulusan cinta.
Sementara itu, detail renda yang membingkai busana menggambarkan kelembutan dan keanggunan seorang pengantin dalam menyambut awal baru bersama pasangan hidupnya.
"Kehalusan dan ketenangan, mempersiapkannya untuk malam yang paling ajaib dengan bunga-bunga putih dan alam yang mengelilingi pasangan yang cantik ini," tulis akun Hian Tjen.
Wedding robe ini juga mencerminkan konsep "visual language of serenity and timelessness", di mana desainnya yang sederhana namun elegan mampu bertahan dalam tren mode pernikahan yang selalu berkembang.
Gaun ini tidak hanya dipakai untuk sesi persiapan pengantin, tetapi juga menjadi simbol keindahan yang abadi dalam momen sakral pernikahan Shenina Cinnamon.
Inspirasi: Gaya Modern yang Tetap Romantis
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Urutan Skincare Malam Hari Jika Pakai Produk Retinol agar Kulit Tidak Iritasi
-
Percantik Teras, Ini 5 Pilihan Tanaman Hias yang Mudah Dirawat
-
Apa Keuntungan Homeless Media? Viral Banyak yang Digandeng Bakom RI
-
Food Cycle Indonesia Ubah Surplus Pangan Jadi Bantuan untuk Warga Rentan
-
Beda Pendidikan Ahmad Dhani dan Maia Estianty yang Sedang Jadi Omongan
-
5 Serum dengan Kandungan Anti Aging untuk Cegah Tanda Penuaan Wajah
-
Apakah Irwan Mussry Seorang Mualaf? Ini Agama Suami Maia Estianty
-
Syarat Hewan Kurban yang Sah, Ini Ketentuan yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli
-
6 Sunscreen Moisturizer SPF 50 Sat Set untuk Busy Morning, Diperkaya Collagen dan Ceramide
-
Kisah Petani di Klaten Menghidupkan Kembali Tanah demi Bertahan dari Krisis Iklim